• This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Minggu, 01 Desember 2013

Tradisi Mangokkal Holi - Batak


Tradisi mangokkal holi merupakan suatu tradisi turun temurun ditengah masyarakat batak. Semua etnis batak seperti Toba, Karo, Simalungun, Pakpak dan Angkola meski dengan penamaan berbeda namun inti dan tujuan ritual dari tradisi ini tetaplah sama, suku etnis Batak melakukannya secara besar-besaran dan tentu menghabiskan biaya fantastis. Hal tersebut karena biasanya selain memotong ternak, upacara prosesi adat mangokkal holi diadakan hingga beberapa hari. 



Mangokkal Holi berarti mengambil tulang belulang seseorang dari dalam tanah atau kuburan. Dilanjutkan dengan menempatkan tulang tersebut pada sebuah peti dan kemudian menempatkannya di tugu (bangunan yang berfungsi sebagai tempat penyimpan tulang belulang leluhur keluarga) 



Penamaan upacara adat batak ini berbeda disetiap suku etnis. Toba dan Simalungun menyebutnya "Mangokkal Holi", Pakpak menyebutnya "Mengkurak Tulan" atau "Mengongkal Tulan", Karo menyebutnya "Nampeken Tulan-Tulan".



Secara garis besar upacara mangokkal holi dilakukan demi mempertahankan silsilah garis keturunan marga di tengah orang batak dan juga berfungsi untuk menunjukkan eksistensi dan taraf hidup keluarga yang melaksanakan tradisi ini. Selain itu masyarakat Batak mempercayai bahwa menghargai leluhur dengan menempatkan mereka di tugu adalah sebuah bukti bahwa masyarakat batak tidak pernah ingin melupakan jasa para leluhur.



Prosesi Menempatkan Tulang


Prosesi Mangokkal Holi
























Maka jangan heran bila anda memasuki daerah di Sumatera Utara seperti pulau Samosir dan lainnya bila menemukan bangunan besar, menjulang dan indah melebihi rumah disekitarnya. Karena bangunan Tugu tersebut adalah tempat khusus yang dibuat untuk menyimpan tulang belulang. Salah satu tugu yang cukup terkenal karena bangunannya yang besar menghabiskan biaya besar pula adalah tugu Silalahi di desa Silalahi kabupaten Dairi.

Tradisi Bubur Pedas - Melayu Deli



Tradisi unik yang satu ini berasal dari keluarga kesultanan Melayu di Tanah Deli dan sudah dilakukan secara turun temurun. Tradisi Bubur Pedas dilakukan selama ibadah puasa bagi umat muslim berlangsung. Bubur pedas adalah makanan berupa bubur dengan rasa pedas yang dibagikan kepada masyarakat umum secara gratis alias tidak dipungut bayaran. 

Tenaga kerja yang bertugas selama tradisi ini berlangsung berasal dari berbagai macam profesi dan tanpa dibayar. Nah artinya mereka bekerja secara sukarela. 

Memakan Bubur Pedas Di Depan Mesjid Raya (Pict; Tribunnews)                                                                                     

                                                                            
Mesjid Al-Makshun atau yang lebih dikenal dengan sebutan mesjid Raya Medan adalah lokasi utama pelaksanaan tradisi ini berlangsung. Sejalan dengan kebutuhan dan tingginya animo masyarakat akan melestarikan tradisi bubur pedas dari kesultanan Deli ini maka banyak mesjid di kota Medan juga melakukan hal yang sama. 

Memasak Bubur Pedas (Pict: Tribunnews)
Tradisi bubur pedas hanya dilakukan selama puasa berlangsung alias satu kali setahun. Jadi jangan melewatkan bubur pedas bila anda tengah bepergian ke kota Medan dibulan puasa.

Tradisi Mandi Balimo (Marpangir) - Tapanuli

Tradisi Marpangir Balimo

Tradisi unik nan langka ini merupakan daya tarik bagi wisatawan mancanegara. Tradisi Mandi Balimo (Tapanuli Selatan) atau tradisi Marpangir (Seluruh kawasan Tapanuli) biasanya dilakukan saat sebelum puasa ramadhan dilaksanakan. 

Marpangir atau Mandi Balimo adalah upacara ritual turun temurun. Mandi Balimo secara harfiah berarti mandi dengan menggunakan rempah-rempah. Perasan jeruk air purut yang disiramkan ke seluruh bagian tubuh mulai dari kepala. Tradisi Mandi Balimo atau Marpangir pada masyarakat Tapanuli dipercaya mampu membersihkan dari sifat duniawi demi menyambut bulan puasa. 

Secara umum tradisi Marpangir atau Mandi Balimo pelaksanaannya dilakukan di sungai atau air mengalir. Sehingga tak jarang destinasi wisata alam, yakni lokasi pemandian umum akan sesak penuh oleh masyarakat untuk melakukan ritual unik dari Tapanuli ini. 

Tradisi Kenduri Laut - Tapanuli Tengah


Kenduri laut merupakan tradisi yang dilakukan setiap satu tahun sekali oleh kabupaten Tapanuli Tengah yang beribukotakan Pandan di pesisir Sumatera Utara. 

Tradisi kenduri laut menjadi salah satu daya tarik memukau, budaya turun temurun warisan para leluhur sebagai ucapan terimakasih dari 20 kecamatan dan masyarakat Tapanuli Tengah kepada Tuhan atas anugerahNya sehingga hasil laut dan pertanian berlimpah. Melalui acara Kenduri Laut ini masyarakat Tapanuli Tengah berharap hasil bumi dan alam akan semakin meningkat pada tahun-tahun kedepannya. 

Pesta kenduri Laut biasanya dilakukan di tepi pantai pada malam hari dan berlanjut pada siang hari. Upacara seremonial inti dilakukan pada malam hari dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dari 11 kecamatan. Setiap perwakilan dari masing-masing kecamatan membawa hasil bumi seperti padi, jengkol, pisang, ternak piaraan dan kemudian menunjukkannya (parade) di pentas (panggung) secara bergantian. 

Selain itu diadakan juga beberapa perlombaan untuk memeriahkan dan menyemarakkan suasana seperti Lomba Perahu Naga, Lomba Layang-Layang dan lain-lain. Acara ini juga dihibur oleh pekerja seni baik dari masyarakat Tapanuli Tengah sendiri maupun pelaku seni lain yang diundang sebagai performer (Penampil). 

Pesta Kenduri Laut Tapanuli Tengah biasanya dilaksanakan pada bulan Oktober setiap tahunnya. Jadi bagi anda yang tertarik menikmati keindahan lautnya yang sangat terkenal seperti Pulau Murshala atau Pulau Unggeh maka datanglah pada bulan Oktober sehingga anda juga dapat menyaksikan tradisi budaya Pesta Kenduri Laut yang hanya dilaksanakan sekali dalam setahun. 

Pagoda Lumbini - kabupaten Karo


Mejuah-juah tanah Karo...!! 

Sebuah kabupaten yang masuk kedalam wilayah administratif provinsi Sumatera Utara. Dikenal karena keindahan alam dengan suguhan amat teramat mempesona, puluhan destinasi menjadi andalan produk wisata dan tentu saja sangat layak untuk dikunjungi di kabupaten yang beribukotakan Kabanjahe ini seperti Desa Budaya Dokan, Sinabung, Berastagi, Lau Debug-Debug  atau untuk lebih lengkap silahkan lihat tulisan 19 Destinasi   Wisata Di Kabupaten Karo.


Taman Wisata Lumbini


Salah satu tempat yang cocok dijadikan sebagai refrensi DTW di tanah Karo adalah Pagoda Lumbini Swedagon, terletak di desa Tongkoh dan masih berusia belia, sekitar 2 tahun semenjak dibangun. Tetapi jangan salah sangka, meskipun demikian Lumbini sudah berhasil menyedot wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Tentu saja karena keindahan dan keistimewaanya. Ditambah lagi karena Pagoda Lumbini merupakan satu-satunya DTW religi di kabupaten Karo. 

Sebenarnya Pagoda Lumbini adalah tempat peribadatan yang dibangun untuk umat Budha. Namun karena tingginya rasa ingin tahu masyarakat maka Lumbini dibuka untuk umum, jadi jangan kaget bila anda dibebaskan dari retribusi. Tetapi ada beberapa persyaratan yang harus anda patuhi, tujuannya sangat baik demi menjaga kelestarian dan pesona lumbini. Sederhana bukan? :) 

Nah... bila sudah berada di areal Taman Wisata Lumbini, nuansa negeri gajah putih alias thailand akan terasa begitu kental. Pagoda berukuran sangat besar, berwarna keemasan menjulang tinggi seperti sebuah bongkahan emas. Usut punya usut ternyata Lumbini adalah pagoda terbesar di Indonesia jadi masyarakat Sumatera Utara pantas untuk berbangga diri.

Kehadiran tempat peribadatan umat Budha ini menjadi bukti bahwa Sumatera Utara cukup solid dan rukun untuk menghargai sesama umat beragama. Yey.......!! Keep it thight. 

Tidak hanya menikmati Lumbini, di areal Taman Wisata ini juga dapat menyaksikan indah dan hijaunya tanah karo, apalagi ada beberapa spot didirikan oleh pihak pengelola yang melengkapi Lumbini sehingga pengunjung merasakan kenyamanan dan betah berlama-lama. 

Nah anda tertarik..? 

Benteng Huraba - Tapanuli Selatan



Kalau ngomongin soal destinasi wisata Sumatera Utara, maka tidak akan pernah habis kata untuk membahasnya. Wajar karena provinsi beribukotakan Medan ini memiliki wilayah administratif yang sangat luas. 

Wisata sejarah adalah sebuah perjalanan wisata untuk belajar dan mengenal lebih dalam tentang masa lalu. Salah satu DTW di Tapanuli Selatan bernuansa sejarah adalah 

BENTENG HURABA 

Letaknya tidak jauh dari ibukota kabupaten. Hanya memerlukan waktu sekitar 45 menit saja. Benteng ini menjadi saksi bisu perjuangan masyarakat tapanuli untuk membela kedaulatan dan kemerdekaan dari agresi militer belanda kedua. Berada di kecamatan batang angkola tempat wisata ini sarat akan makna perjuangan. Selain itu anda juga dapat berkunjung ke Danau Terbesar ke dua Sumatera Utara, Danau Siais atau Goa Aek badak yang kesemuanya berada di Kab Tapanuli Selatan.

Letaknya persis di tepi jalan lintas Sumatera Utara - Sumatera Barat. Benteng huraba memiliki lokasi strategis dengan pemandangan pegunungan hijau, tentu saja menjadi keunikan tersendiri karena bila dibandingkan dengan kunjungan museum yang pada umumnya didalam ruangan maka benteng huraba menyuguhkan atmosper berbeda 
Di lokasi benteng huraba dapat dilihat meriam yang digunakan pahlawan tapanuli untuk mengusir Belanda, Meriam di benteng huraba sudah ada sejak 17 Agustus 1957. Ditambah keberadaan sebuah tembok yang mendeskripsikan tentang para pahlawan yang telah gugur dimasa itu sejumlah 27 orang demi mempertahankan benteng huraba dari musuh, Belanda. 



Melalui sejarah kita sebagai penerus bangsa mampu memaknai arti dari sebuah perjuangan. Sehingga menumbuhkan rasa kecintaan terhadap ibu pertiwi. 

Pantai Tureloto - Nias Utara

Pantai Tureloto - Nias Utara

Lahewa, ibukota kabupaten Nias Utara. Dianugerahi sejuta keindahan manikam bahari yang begitu mempesona. Hal tersebut semakin semarak dengan budaya dan alam yang masih sangat begitu alami dan jauh dari kerusakan. 

Pantai Tureloto adalah sebuah pantai eksotis, memukau, unik dan berbeda dari satu dengan yang lain pada umumnya. Bila anda terbiasa menikmati pantai berpasir, maka anda akan meliihat suguhan teramat unik di pantai Ture loto. Gugusan terumbu karang tepat persis menghiasi pantai. Jadi tidak perlu menghabiskan waktu snorkling atau diving untuk melihat keindahan bawah laut pantai tureloto. 

Menurut penduduk lokal di pantai Tureloto, terumbu karang tersebut muncul sejak gempa bumi melanda Nias pada tahun 2005 silam. Pantai ture lotto yang dulunya berpasir putih berubah menjadi deretan terumbu karang. It's perfectly unique, right? 

Ada keajaiban lain di pantai Tureloto yang teramat sangat berbeda bila dibandingkan dengan pantai lain di Indonesia. This is the dead sea, the only one in Indonesia guys...! Garis bawahi, satu-satunya pantai di Indonesia yang memiliki kadar garam tertinggi. Nah jadi jangan terkejut bila suatu saat anda berplesir ke Pantai Tureloto dan berenang maka tubuh akan mengapung, tidak jauh berbeda dengan laut mati kaspia yang dipuja-puji para pecinta keindahan ciptaan Tuhan. 

Selain pantai yang super wow, dengan air laut biru sepanjang mata memandang di Tureloto Nias Utara. Disini juga menjadi salah satu spot diving dan snorkling incaran wisatawan lokal maupun mancanegara. Ask why? no big wave!!. Serunya itu paling super sob karena aktifitas menyelam atau snorkling paling aman di pantai Tureloto tanpa takut gelombang air laut besar. So this mean you can spend your time to see the fishes. :) 
Tidak ada retribusi untuk masuk ke kawasan pantai Tureloto alias free. Kalau tidak bawa peralatan snorkling atau diving, di sepanjang pantai Tureloto ada tuh yang nyediain peralatan cara sewa. 

Okay man!! kalau berminat dan ngebet banget ke laut mati versi Indonesia dan menikmati pesona bahari nan indah di Nias Utara, take your time and go visit Tureloto Beach. :)