• This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Sabtu, 19 Desember 2015

Anyang Ayam

Anyang  adalah masakan khas daerah Labuhan Batu. Pada dasarnya ada dua jenis anyang yaiut anyang ayam dan anyang pakis, walau bumbu dasarnya adalah kelapa dan bumbu rajang tapi tampilan  anyang ayam dan anyang pakis cukup berbeda. 

Sewaktu berkunjung ke Aek Loba, dekat Rantau Prapat, kami belajar membuat anyang ayam dari ibu Saragi. Ibu Saragi mempersiapkan semua bahan-bahannya dan membuat resepnya untuk dibagi-bagikan ke kami. Resep di bawah ini sedikit saya modifikasi agar lebih mudah diikuti. Resep ini hanyalah sebagai garis besar, rasa asam, asin dan asamnya dapat kita sesuaikan dengan cita rasa kita. Tambahkan bumbu lain dan silahkan berimprovisasi.Beberapa resep ada yang menggunakan sereh rajang dan jantung pisang sebagai tambahan.

Hasil masakannya kami santap bersama sebagai salah satu lauk makan malam beramai-ramai. Ini pertama kalinya saya merasakan anyang ayam, rasanya asam dan gurih, saya suka agak lebih pedas dengan tambahan cabe rawit rajang. 


Bahan - bahan

1 ekor  ayam kampung
1/2 butir kelapa parut disangrai dan digiling halus
1 butir kelapa (peras santannya dengan menggunakan air masak)
1 - 2 jeruk nipis ambil airnya
Arang untuk memanggang
Air secukupnya untuk mengungkep
garam secukupnya
minyak untuk menumis


Bumbu giling

1/2 sdt jintan
8 bawang merah
2 cabai merah
3 cm jahe
2 cm  kunyit
1/2 sdt ketumbar
garam secukupnya

Bumbu ungkep

1 cm lengkuas
1/2 sdm ketumbar (disangrai dan dihaluskan)
10 cabe rawit atau secukupnya, rajang halus
8 bawang merah atau secukupnya, rajang halus
Garam secukupnya

Bumbu rajang

10 cabe rawit atau secukupnya, rajang halus
10 bawang merah atau secukupnya, rajang halus
5 cm jahe, atau secukupnya, potong korek api

Cara Memasak

Ungkep ayam dengan bumbu ungkep, garam dan air sampai matang
Setelah matang, ayam dipanggang, kalau bisa dengan arang supaya harum, kalau tidak memungkinkan bisa di grill saja
Ayam boleh dipotong-potong dengan besar yang diinginkan (potong 10 -12) atau disuwir dagingnya
Tumis bumbu giling dengan sedikit minyak sampai harum, kemudian masukkan kelapa sangrai, matikan api
Masukkan ayam, santan, bumbu rajang dan air jeruk nipis. Aduk sampai merata
Segera hidangkan.

Jumat, 18 Desember 2015

Kue Moho (Steam Sweet Potato Cake)




Sudah lama saya ingin membuat kue moho ini, akhirnya tercapai juga ketika, Lina yang hobby dan pintar memasak  mengantar beberapa buah untuk dicoba. Rasanya enak gurih dan ringan, tampilannya bagus karena merekah dan yang lebih enaknya lagi kue ini tidak berbau amis telur seperti biasanya, malahan harum tape karena hasil fermentasi yeastnya . 

Kami belajar beramai-ramai membuat dengan bimbingan Lina, hasilnya bagus sekali. Seminggu kemudian saya mencoba membuat sendiri, dengan jumlah gula yang dikurangi karena kami merasa resep aslinya terlalu manis, hasilnya : rasanya sama, lebih enak karena tidak terlalu manis, tapi tidak merekah. 

Sekali lagi dicoba karena penasaran sambil mencari penyebabnya. Kira-kira ini kesimpulan saya, air harus cukup banyak dalam kukusan, api harus besar dan harus mendidih besar juga sewaktu mengukus. Jangan terlalu lama mengisi adonan kedalam kertas, usahakan mengisi kemudian langsung dikukus. Hasil percobaan yang ini bagus, seperti pertama kali membuat.


Bahan -bahan / Ingredients

400 gr ubi rambat  yang telah dikukus, orange atau ungu. 
400 gr mashed sweet potato ( orange or purple )

400 gr gula pasir ( saya pakai 300 gr)
400 gr granulated sugar ( I use 300 gr)

2 butir telur kampung
2 eggs

260 - 300 ml pati santan (tergantung jenis ubi, ubi ungu biasanya memerlukan lebih banyak santan)
260 - 300 ml thick coconut  milk (depend on the sweet potatoes, the purple one needs more liquid)

1 sdt garam 
1 tsp salt

450 gr tepung tepung Cakra Kembar
450 gr bread flour

50 gr tepung Cakra Kembar untuk biang
50 gr bread flour for started dough

1 sachet Fermipan
1 sachet (11 gr) dry yeast

100 ml air
100 ml water


Cara membuat / preparation

Ubi rambat / Sweet potato
Ubi sebaiknya dikukus jangan direbus, kemudian hancurkan tapi tidak terlalu halus, sisihkan. 
It is recommended to steam the sweet potato, do not boil as it absorbs water. Roughly mashed it

Membuat biang / the starter dough
Fermipan + air + 50 gr tepung Cakra kembar, aduk rata dan sisihkan telama 20 menit
The yeast + water + 50 gr flour, mix well and set aside for 20 minutes

Campur semua bahan sampai rata kemudian biarkan mengembang selama 1 jam
Mix well all the ingredients and leave to prove for 1 hour

Sementara itu, siapkan kukusan yang telah diisi dengan  banyak air, didihkan dengan api besar
Meanwhile get the steamer ready, bring the water to a big boil on high heat

Letakk adonan ke dalam kertas roti sampai sedikit munjung, sebelum dikukus
Spoon the dough in the mould just over the rim, before steaming

Kukus selama 10 - 15 menit, tergantung besar kue
Steam for 10 - 15 minutes depend on the size of the cake


Kamis, 17 Desember 2015

Nasi Biryani a la Susan ( Biryani Rice a la Susan )


There are many ways of cooking Biryani rice but Susan's biryani is very famous amongst us, every body loves it. I love biryani and have tried many different style but never actually see how to make it.  Susan is kindly cooking this much adored rice in my kitchen so I can learn and take photos freely for future reference.

Looking at the ingredients and the preparations, may seem daunting, but don't be discourage once you get the hang of it you'll know all the hard work is worth it.

Keluarga saya suka nasi biryani dan masakan teman saya Susan yang berasal dari Kerala (India Selatan), sangat terkenal diantara kami. Susan sangat berbaik hati untuk mengajari masak di rumah saya sehingga saya lebih leluasa mengambil foto step - by - step cara memasaknya. 

Kalau melihat jumlah, jenis bahan dan cara memasaknya kelihatannya sangat rumit dan panjang, tapi kalau sudah jadi akan sangat menikmatinya, karena untuk lidah Indonesia resep ini tidak terlalu keras rasa rempahnya. Bahan-bahan dapat dibeli di toko Kasturi, Jl. Teukur Umar atau di Berastagi Supermarket.



Bumbu giling / ginger and garlic paste

50 gr bawang putih
50 gr garlic

50 gr jahe
50 gr ginger

Ayam dan bumbunya / Chicken and the marinate

1 kg ayam, buang kulit dan potong 12
1 kg chicken, remove the skin and cut into 12 portions

1 sdm merica hitam bubuk
1 tbsp black pepper

1 sdt cabe bubuk
1 tsp chilli powder

2 sdt bubuk ketumbar
2 tsp corriander powder

1/4 tsp kunyit bubuk
1/4 tsp tumeric powder

air jeruk nipis, dari 1/2 buah atau secukupnya
lemon juice of half a lemon or to taste

2 - 3 sdm yogurt
2 - 3 tbsp yogurt

3 sdt bawang putih dan jade giling
3 tsp of garlic and ginger paste

garam secukupnya
salt to taste

Masala

6 bawang bombay, rajang halus
6 large onions, finely sliced

2 sdm bawang putih dan jahe giling
2 tbsp garlic ginger paste

3 sdm kacang mente giling ( rendam 3 sdm mente kemudian di blender dengan sedikit air) 
3 tbsp cashew paste (soak 3 tbsp raw cashew and put it in a blender with enough water)


40 gr daun ketumbar + 30 gr daun mint, diblender
40 gr coriander leaves + 30 gr mint leaves, make a paste in a blender

3 tomat, potong dadu
3 tomatoes diced

3 - 4 sdm ghee (minyak samin), untuk menumis
3 - 4 tbsp ghee, to saute

garam secukupnya
salt to taste



Bumbu Nasi / Spices for the rice

750 gr beras basmati
750 gr basmati rice

1.5 - 2 L air
1.5 - 2 L water

5 - 6 kapulaga hijab (bisa dibeli toko Kasturi, Jl. Teuku Umar)
5 - 6 cardamon

1 sdm merica hitam utuh
1 tbsp pepper corn

4 daun bay leaf
4 bayleaves

2 - 3 sdm ghee
2 - 3 tbsp ghee

air jeruk lemon atau nipis
lemon juice

Pelengkap / Garnish 

2 bawang bombay, rajang halus, goreng
2 onions, finely sliced and deep fry

4 sdm kacang mente goreng
4 tsbp cashew nuts, deep fried

2 sdm kismis (optional)
2 tbsp raisins (optional)

3 telur rebus, belag dua atau empat
3 hard boiled eggs, halved or quartered

Daun ketumbar dan daun mint, secukupnya
Coriander leaves and mint leaves

Cara membuat / preparations

Blender bawang putih dan jahe sampai halus, sisihkan
Grind the garlic and ginger in a blender until smooth, set aside

Persiapan ayam / prep the chicken

Campur ayam dan bumbunya, aduk rata sambil ayam diremas-remas, sisihkan selma 1 jam dalam kulkas
Mix well the spices with the chicken and set aside for 1 hour in the fridge

Sementara itu, panaskan minyak atau ghee secukupnya, tumis bawang bombay rajang dengan api kecil - sedang sampai benar-benar lunak, aduk sekali-sekali sehingga tidak gosong
Meanwhile, stir fry the slice onion on low - medium heat until very soft almost caramelised.

Masukkan bumbu masala, aduk rata sampai harum masukkan ayam, lanjutkan memasak, sisihkan
Add in the masala follow by the chicken, continue cooking until weldone, set aside


Persiapan Nasi / Cooking the rice

Rendam beras selama kurang lebih 30 menit, tiriskan
Soak the rice for 30 minutes, drain well

Dalam panci yang tebal tumis bumbu utuh dengan ghee sampai harum
In a thick base pan, stir fry the whole spices with ghee until fragrant

Masukkan beras yang telah ditiriskan, aduk-aduk sebentar.
Put the rice in and stir for one minute or so

Masukkan air dengan perbandingan 1 : 2 (1 bagian beras : 2 bagian air), atau airnya bisa dikurangi sedikit.
Add the water with 1 : 2 ratio ( 1 part rice : 2 part water) or to taste (may use less water)

Masak dengan api besar sampai air mendidih,  biarkan selama 1 - 2 menit, aduk sekali sekali. Matikan api dan tutup rapat selama 20 menit (jangan dibuka tutupnya sampai 20 menit, agar uap panas tidak berkurang)
Bring the rice to the boil for 1 - 2 minutes on high heat, stir occasionally. Turn off the heat and put the lid on for 20 minutes, do not open for that period to avoid the steam to release.

Setelah nasi masak, beri 1 - 2 sdm ghee  (minyak satin) dan air jeruk nipis agar, agar harum dan nasi terpisah-pisah.
when the rice is done add 1 - 2 tbsp ghee (to enhance the flavour) and lemon juice ( will make the rice separate better)

Cara menghidangkan / Serving

Letakkan 1 lapis nasi di dasar mangkok penghidang, lalu satu lapis ayam, lakukan sampai 2 atau 3 lapis dengan nasi dibagian atas, taburi bawang goreng, kismis, kacang mente goreng, telur rebus yang dibelah dua atau empat daun ketumbar dan daun mint.
Put 1 layer of rice in serving dish then 1 layer of the chicken on top, repeat 2 - 3 times with the rice as last layer, sprinkle with fried onion, cashew, hard boiled egg (halved or quartered), cilantro (coriander leaves) and mint.


Sabtu, 21 November 2015

Klapertart Panggang (Baked Coconut Custard)


Klapertart panggang ini dibuat ramai -ramai di kebun Tanah Gambus, resep dan bahan disiapkan oleh ibu Purba dibuat bersama dengan beberapa ibu yang radin dan hobby memasak. Resep diadaptasi dari Klapertart NCC. Masak bramai-ramai kemudian dimakan beramai-ramai selalu menyenangkan, dan  sekalian bisa belajar sekalian bisa melihat cara membuatnya.

Saya sudah pernah mengupload klapertart sebelumnya tanpa panggang. Rasanya pada dasarnya sama hanya penampilannya berbeda, teksturnya juga lebih padat. Bisa dihidangkan hangat maupun dingin. 

Bahan / ingredients

700 ml susu segar, sebaiknya pakai susu Ultra Full Cream 
700 ml milk, use full cream milk

300 ml  air kelapa
300 ml coconut water

200 gr gula pasir
200 gr granulated sugar

1/2 sdt garam
1/2 tsp salt

50 gr tepung terigu, (Segitiga biru)
50 gr all purpose flour

50 gr tepung maizena
50 gr corn starch

50 gr tepung custard
50 gr custard powder

150 gr mentega, lelehkan
150 gr butter, melted

6 btr kuning telur, kocok dengan garpu
6 egg yolk, lightly beaten with fork

4 btr kelapa muda, ambil dagingnya dan potong panjang atau gunting
4 young coconut, take the flesh and cut in strips

100 gr kenari, atau dapat diganti dengan almon rajang
100 gr kenari or replace with almond flakes

4 sdm rum  or Malibu (optional)
4 tbsp rhum or Malibu (optional)

Topping:

6 butir putih telur
6 egg white

8 sdm gula  pasar atau bubuk
8 tbsp granulated sugar oricing sugar

3 sdm tepung terigu
3 tbsp all purpose flour

1/2 sdt vanilli
1/2 tsp vanilla essence

kismis
raisins

kayu manis bubuk
cinnamon powder

Keju parut (optional)
Grated cheese (optional)

Cara Membuat / Methode and preparation

Campur susu, air kelapa, semua tepung dan gula kemudian aduk rata, saring untuk membuang gumpalan jika ada sehingga adonan menjadi halus.
Mix well the milk, coconut water, all flour and sugar, put through the sieve the remove any lumps, to make a smooth batter.

Masak adonan dengan api sedang, aduk terus sampai mendidih, angkat dan sisihkan
Cook the batter on medium heat, stir constantly until bubbling, remove from the heat.


Masukkan kuning telur kocok ke dalam adonan, aduk sampai rata, kemudian mentega aduk lagi sampai rata.
Add in the beaten egg yolk into the mixture, mix well follow with the melted butter, mix thoroughly.

Selanjutnya masukkan daging kelapa, rum atau Malibu dan kismis
Now add the coconut flesh, rum  or Malibu and raisins

Masukkan adonan dalam loyang besar atau cetakan individual, panggang dengan api bawah 180 C selama 15 menit dalam  au bain marie ( dipanggang dengan loyang yang diberi air)
Put the mixture into large baking dish or smaller mould, bake in au bain marie, 180 C for 15 minutes

Sementara itu kocok putih telur dan gula sampai kaku kemudian masukkan vanilj, tepung sedikiti-sedikit dambil terus dikocok.
Meanwhile, beat the egg white and icing sugar until stiff then add the vanilla and the flour gradually while mixing.

Keluarkan klapertart dari oven, letakkan putih telur yang telur di atasnya (gunakan plastik piping agar lebih mudah) sampai menutupi permukaannya, boleh ditambahkan kelapa muda, kenari, kismis, keju parut atau bubuk kayu manis, tergantung pilihan anda.
Remove the klapertart from the oven, place the egg white on top (use piping bag)  until covering the tart, you may add the coconut, raisin, or cheese then sprinkle with cinnamon powder, to your preference

Lanjutkan memanggang selama 15 menit kemudian ditambah dengan 15 menit dengan api atas atau sampai berwarna kecoklatan. Keluarkan dari oven dan biarkan sampai dingin sebelum dimasukkan dalam kulkas.
Continue baking for 15 minutes and another 15 minutes grill until the topping is golden brown. Remove from the oven and set aside before keeping it in the fridge.

Selasa, 17 November 2015

Traveling To Air Terjun Dua (Dwi) Warna

Dwi Warna Waterfall is located in Deli Serdang Regency, North Sumatra. Consists of 5 waterfall around, Dwi Warna or also well known as Dua Warna oftenly visited by domestic and international tourist. Welcome To North Sumatra �Sejuta Manikam Pariwisata Sumatera Utara�

 
Pada tanggal 15 November 2015: saya, team Traveling Medan Comm, PariwisataSUMUT.Net dan TMC Photowork beserta dengan peserta yang sudah mendaftar mengikuti salah satu general open trip dari Traveling Medan Comm ke Air Terjun Dwi Warna a.k.a Dua Warna. Ada dua penamaan, akan tetapi keduanya sama saja, dua artinya dwi dan dwi artinya dua. Nah gan, General Open Trip ini adalah salah satu trip style yang diinovasikan oleh Traveling Medan, jadi siapa aja boleh ikut, mau single, mau duo, mau trio atau sekampung pun akan tetap diterima. Harapannya apa? memperluas pertemanan dari yang tidak kenal menjadi kenal biar enggak kenalnya di sosial media doang. Hihihihi.
Perjalanan paling menarik itu ada bila bersama teman-teman dekat, begitu katanya. Lantas bagaimana bila kamu sedikit mengubah paradigma tersebut? Bukankah mengenal orang baru adalah sesuatu hal yang menarik? Nambah teman, nambah link, nambah kenalan atau nambah target? All these words are same, intinya: �menjalin sebuah pertemanan baru, dengan orang baru pula. Deal with it?
On that fine morning (lets create a good perception for everything happened), hujan turun dengan deras. Sedikit gundah namun tidak gulana, hujan mulai semerbak kira-kira pada pukul 04 pagi dan menjelang pukul 07 hujannya benar-benar menggema. Rencana yang sudah kita susun pada pukul 08.00 akhirnya ingkar, peserta banyak yang telat, sebagai trip organizer yang tidak egois, tentu dong Traveling Medan menunggu mereka. Owh iya, saya tidak tidur pada malam sebelum keberangkatan. Maklum, kebiasaan menganiaya diri sendiri ini mulai muncul saat saya tengah bekerja di hotel, jumping shift! Dan itu benar-benar mendarah daging hingga sekarang, something like virus. Percaya tidak percaya, saya bisa tidak tidur 4 hari 3 malam sekaligus (ibarat minum obat) bila tengah bekerja, guiding.
Perjalanan via bus menghabiskan waktu sekitar 1,5 jam. Niat awal pengen bobok ala pangeran, tapi apa daya, kegiatan membully lebih asyik! (do not try to someone/people who you don�t event know but just do it to your near friends). Sepanjang perjalanan kami berceloteh ria ala Medan, bully-membully, tetapi tentu tidak sakit hati, iya kan? Karena becandanya sama temen dekat. Yang namanya udah teman dekat enggak perlu sakit hati. Ehm�
Tracking ke Dua Warna Waterfall menghabiskan waktu lebih dari 3,5 jam kalau dihitung waktu pulang perginya ya sekitar 7 jam gitu. Kebayang gimana capeknya? Enggak perlu deh, karena sepanjang perjalanan itu kamu bakal menikmati keindahan wilayah konservasi hutan Sibolangit. Melewati desiran air sungai, bebatuan, kayu-kayuan, pokoknya semua kata yang mendapat pengulangan.
Sampai di lokasi sekitar jam 02.00, dari jauh udah kedengeran, jadi itu yang namanya air terjun Dua warna? Hemm�.. mari kita terjun dan bersenang-senang. Air terjunnya sumpah, dingin bet!. Bahahhaha, sebagai pangeran yang pernah foto prewedding dengan es dan mempelainya meleleh sebelum kita di shoot, akhirnya saya undur diri, I was not strong enough!. Jadinya ya gitu, ngambilin foto-foto peserta yang ikutan, candid kalau kata orang sekarang. Anyway kamu kudu kesini dan nyoba gimana asyiknya berwisata ke Sumut. !! Come and visit North Sumatra. *big kiss* *big hug*   

Selasa, 13 Oktober 2015

Churros a la J Co Donut




Saya banyak mendengar mengenai churros di internet maupun dalam percakapan, tetapi saya sama sekali tidak tertarik sampai anan saya mencoba churros dari J. Co Doughnut. Katanya enak sekali, maka saya pun mulai browsing mencari tahu bagaimana cara membuatnya. Saya menemukan banyak sekali resep-resep dari yang asli Mexico, Spanyol dan banyak lagi yang lainnya. Setelah disimpulkan ternyata ada dua grup perbedaan yang paling nyata yaitu penggunaan bahannya. Satu grup menggunakan telur, butter dan tepung (seperti membuat kue sus) atau satu lagi hanya menggunakan tepung dan gula (tentu saja menggunakan air, garam dan gula). Saya sudah mencoba beberapa resep, ada yang terlalu lembek dan ada yang terlaly keras. Sampai akhirnya ditemukan resep ini yang sudah dibuktikan, semua teman saja menyukainya. Sejak itu saya sudah membuat berulang-ulang. Bagian luar nya keras dan bagian dalamnya lembut (tapi tidak chewy seperti yang diharapkan sebagian orang)

Churros aslinya berbentuk batang panjang dan bergerigi bagian luarnya, tapi a la J.co berbentuk bulat seperti donut. Tidak mudah membentuk churros bulat langsung di minyak penggorengan, cara berikut ini akan membantu membantuk  churros yang bulat. Tips : bentuk churros diatas kertas minyak, kemudian masukkan kertas ke dalam minyak, dengan posisi terbalik, adonal akan segera lepas dan angkat kertas (bisa digunakan lagi untuk menbentuk adonan.

Dapat digunakan gula dan bubuk kayu manis untuk taburan, dapat di celup dengan minuman coklat kental atau di cocolkan ke dalam Nutella, tetapi anak dan teman-teman saya menyukainya tanpa tambahan lainnya. Rasa manis dan harum menteganya sangat pas. Churros sebaiknya disajikan masih hangat / panas, rasanya kurang enak jika sudah dingin. Saya rasa ibu-ibu harus mencoba resep mudah ini, apalagi  yang masih punya anak kecil.


I�ve heard a lot about churros in the net or on conversation, but I wasn�t really interested until my son tried one from J. Co. He said it was good. So�., I started googling how to make it. Found so many recipes from the authentic Mexico, Spanish and many other varieties.  The  main differences of these recipe is either using eggs, butter and flour (like making choux pastry) or just using flour and oil (of course the sugar, salt and water). I did try many recipes, some are too soft and some are too hard. Eventually I found this recipe that is proven to be good and all my friends love them. I have made so many times since. It is crunchy out side and soft in the middle (not chewy as some people might expect)

You can use sugar and cinnamon for dusting or dip / dunk in thick hot chocolate or even Nutella, but my son and most of my friend love it just as it is. The sweetness and the butter fragrant is just right.  Churros best serve hot or immediately after the frying, it is not good to serve cold. I think you should try this easy to make recipe, specially if you have young children, guarantee they will love it too.

Bahan-bahan / Ingredients

250 ml air
250 ml  water

 100 mg mentega tawar atau bergaram
 100 mg butter salted or unsalted

2 sdm gula pasir
2 tbsp sugar (use brown sugar if available)

1/2 - 1 sdt vanili
1/2 - 1 tsp  vanilla extract

1/2 - 1 sdt garam
1/2 - 1 tsp salt

150 - 170 gr tepung terigu protein sedang (Segitiga biru) (coba 150 gr dulu)
150 - 170 gr all purpose flour (try 150 gr first)

2 telur
2 eggs

Oil, for frying
Minyak untuk menggoreng

Fos dusting

1/2 cup sugar
1/2 teaspoon ground cinnamon

Cara membuat / Preparations

Didihkan bersama air, mentega, gula, vanili dan garan dengan api sedang - besar ( rahasia untuk mendapatkan bagian luar churros yang renyah adalah air mendidih besar)
Bring to the boil,  water, butter, sugar, vanilla, and salt over medium-high heat (the secret to make it crispy on the outside, is to bring this mixture into big boil)

Masukkan tepung sekaligus dan matikan api.
Add the flour all at once and switch off the heat. 

Aduk kuat dan rata dengan sendok kayu sehingga tidak ada gumpalan dan sisa tepung, sambil sedikit mendinginkan adonan
Stir briskly with a wooden spoon until well mixed and no lumps of flour remain, this will reduce the dough temperature

Masukkan telur satu persatu, aduk rata dengan sendok kayu sebelum memasukkan telur selanjutnya
Add  the eggs 1 at a time, beating well with a wooden spoon after each. 

Sisihkan beberapa menit supaya agak dingin
Set aside for a few minute to cool

Sementara itu panaskan minyak dalam penggorengan listrik atau wajan dengan api sedang
Mean while preheat the oil in a deep fryer or a deep heavy skillet, on medium heat
Masukkan adonan dan plastik, untuk cetakannya pilih yang bentuk bintang
Put the dough into a piping bag fitted with a star tip. 

Jika anda ingin membuat churros berbentuk seperti donat ( seperti yang dijual di J Co) atau berbentuk hati tekan adonan di atas kertas minyak kemudian pindahkan ke dalam penggorengan, tapi kalau mau bentuk lurus saja, tekan adonan langsung diatas minyak panas, dengan panjang sesuai pilihan anda
If you wish to make doughnut shape or heart, carefully pipe the dough onto grease paper than transfer into the oil  but if you want to make the long one pipe it straight into the oil with the size of your choice


Jangan terlalu banyak memasukkan churros dalam penggorengan karena menjadi kurang renyah, goreng sampai kekuningan
Pipe only as many churros into the oil as fit comfortably. Overcrowding the pan will result in less crunchy. Fry until golden brown on each side. 



Masukkan gula dan tepung kayu manis dalam kantong kertas atau plastik, kocok sampai tercampur. Masukkan churros sedikit demi sedikit saja kadalam kantong dan kocok sampai terlapisi gula, bisa juga churrosnya langsung dicelup ke nutella atau diberi toping lainnya.
Put the sugar and the cinnamon powder in a paper or plastic bag, shake well. Drop a few churros at a time into the bag and shake until coated, or if you wish just dunk it into nutella 

Sebaiknya disajikan segera.
Best served as soon as possible 







Kamis, 01 Oktober 2015

Roti Kepang Swiss (Swiss Sunday Bread / Zopf)


I have written  this post over a year ago. The reason I haven't uploaded until today is because I have difficulty to explain how to plait / braid the bread. Honestly if you find it difficult to understand both the words or the pictures please feel free to put it in loaf tin or shape is as you wish or braid it the way you want it. 
Again this recipe was from my dear Swiss friend, Simone. We made it together in the beginning and I have made a few since. This bread is really for Sunday breakfast, but of course you can have it anytime. Toasted or as it is, specially when it is fresh with jam or on its own. This bread is so fragrant with butter and yes, it is very good. Thanks again Simone.

Bahan - Bahan / Ingredients

1 kg tepung protein tinggi (Cakra kembar)
1 kg high protein flour (Cakra kembar)

11 gr Yeast (1 sachet Fermipan)
11 gr dried yeast ( 1 sachet Fermipan)

1 sdm gula
1 tbsp sugar

120 gr mentega (tawar atau asin, tinggal mengatur garam)
120 gr butter (salted or unsalted, then adjust the salt)

2 - 3 sdt garam (2 sdt saja jika menggunakan  mentega asin)
2 - 3 tsp salt (2 tsp if you use salted butter)

600 ml susu cair (saya pakai Ultra Full Cream)
600 ml milk ( I use full cream milk)

Cara membuat  /  Preparations

Campur tepung, yeast dan gula sampai rata
Mix well the flour, instant yeast and sugar in a bowl.

Lelehkan mentega dengan 100 ml susu kemudian masukkan sisa susu dan garam, aduk sampai garam larut, pastikan hangat kuku tidak terlalu panas.
Melt the butter with 100 ml milk then add the rest of the milk and salt, stir until dissolved, make sure the milk mixture is luke warm not too hot.


Uleni tepung dan campuran susu sampai menyatu, membentuk bola dan tidak lengket
Knead the flour and milk mixture until incorporated and form a ball, not sticky


Banting adonan dengan cara memasukkan ke lima jari, angkat kemudian dibanting, lakukan minimal 30 kali atau sampai permukaan adonan kelihatan benar-benar halus
Grab the dough with five fingers, lift and slam it down on work top with a force repeat this process for at least 30 times or until the surface of the dough is smooth 


Istirahatkan selama 45 menit atau sampai mengembang 2 kali lipat.
Leave the dough to rise for 45 minutes or until double in size

Mengepang / plaiting

Ini adalah bagian yang paling sulit untuk menjelaskannya, jika kurang jelas kata-katanya, gambar-gambarnya akan banyak membantu.
This is the most difficult part to explain, if the description is hard to understand please refer to the pictures.

Potong menjadi 2 bagian, kemudian gulung dengan kedua telapak tangan dari arah dalam keluar. Usahakan sama panjang. 
Cut the dough in two equal size, then roll with your palm, from the middle outward to form a long roll (approximately 60 cm), try to make the same length.



Cross in the centre
Silangkan tepat ditengah

Put top right end to left low and low left end to top right, as shown above. 
Letakkan ujung kanas atas ke kiri bawah dan ujung kiri bawah ke kanan atas, seperti gambar di atas

Then put top left end to right below and low right end to top left. 
Kemudian letakkan ujung kiri atas ke kanan bawah dan ujung kanan bawah ke kiri atas



Continue until no more dough is left
Lanjutkan sampai lipatan habis

Lipat bagian ujung ke arah bawah dan tekan supaya menyatu.
Fold the end downward and press slightly to tighten up.

Letakkan diatas loyang yang telah dialasi kertas roti
Put on baking tray with parchment paper


Biarkan istirahat selama 20 menit agar mengembang.
Leave to rise another 20 minutes

Olesi dengan telur 
Glaze with the egg wash thoroughly but gently


Panggang dalam oven yang telah dipanaskan 180 C selama 40 - 45 menit atau sampai kecoklatan
Bake in preheated oven 180 C for 40 - 45 minutes or until golden and ready.