• This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Tampilkan postingan dengan label how to make. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label how to make. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 September 2015

Membuat Swiss Butter Cream




Awalnya saya membuat Swiss butter cream ini, karena anak saya minta dibuatkan krim dan sulit mencari whipping cream di Medan,  kalau ada pun harus beli satu kotak dan dipakai semua, walau butuhnya sedikit. Masalahnya whipping cream setelah dibuka kotaknya, tidak tahan lama. Setelah google-google dapatlah resep Swiss butter cream ini yang memang mudah dibuat, sesuai untuk pemula seperti saya.

Kelebihannya Swiss butter cream dibanding whipping cream, adalah lebih awet dapat disimpan di kulkas sampai 2 minggu (2 bulan di freezer), dan teksturnya tetap bagus dan mudah untuk digunakan. Di Medan (daerah tropis) Swiss butter cream ini tidak mudah meleleh (lebih tahan) dibanding dengan whipping cream. Sangat mudah digunakan untuk icing cup cake maupun kue tart besar lainnya, atau dioleskan saja diatas roti tawar.

Bahan baku Swiss butter cream adalah butter, gula pasir dan putih telur, semuanya mudah diperoleh di Medan, bisa dibuat kapan saja. Tidak perlu kuatir putih telurnya mentah, karena cara memasaknya memakai double boil.

Resep ini walau teksturnya bagus tetapi menurut saya agak terlalu manis, kalau anda kurang menyukai rasa manis, coba dikurangi sedikit gulanya.

Foto di atas menunjukkan kita bisa membentuk apa saja sesuai dengan nozzlenya, saya belum begitu pandai piping..., itu untuk PR saya selanjutnya. Jika mau belajar piping kata teman saya, buatlah di atas kertas minyak, setelah selesai dapat diambil kembali dan dipakai untuk belajar lagi. Jika sudah terlalu cair karena suhu ruang dan panas dari tangan kita, masukkan kembali ke dalam kulkas selama 15 menit, maka konsistensi akan kembali mengeras. Selamat mencoba dan bereksperimen.

I think this type of buttercream is easier for beginning bakers or cooks new to making buttercream. Furthermore, this preparation method allows you to pasteurize the egg whites, thus killing any salmonella that may be present in your eggs. This Swiss butter cream will keep for 2 weeks in the fridge and up to 2 months in freezer.


Bahan-bahan / Ingredients

125 ml egg white
125 ml putih telur

270 gr granulated sugar
270 gr gula putih

300 gr butter / margarine
300 gr mentega / margarine

1 tsp vanilla extract
1 sdt vanili

Cara Membuat /  Methode

Didihkan air dalam panci, letakkan panci lain yang lebih besar dan masukkan putih telur dan gula (proses ini disebut double boiled) aduk hingga gula mencair semua
Double boil egg white and sugar, until all sugar is dissolved


Whisk egg mixture on medium - high speed for 15 minutes
Kocok campuran  dengan mixer dengan kecepatan sedang - tinggi kira-kira 10-15 menit atau sampai kaku

Dice cold butter
Potong dadu mentega dingin

Gradually add in the butter (while the mixer is on) into the whipped egg, until mixed
Masukkan mentega sedikit demi sedikit ke dalam kocokan telur (mixer terus berjalan)  sampai tercampur rata.


Add in the vanilla extract, continue mixing until well incorporated
Masukkan vanili, lanjutkan mengocok sampai benar-benar tercampur rata

The butter cream is now ready to use
Butter cream ini sekarang sudah dapat digunakan sesuai keinginan anda.

Kamis, 27 Agustus 2015

Membuat Garlic Bread (Easy and Tasty Garlic Bread)



Umumnya kita semua menyukai Garlic Bread. Biasanya garlic bread dibuat dengan baguette tapi bisa dipakai roti apa saja kesukaan anda, roti yang saya pakai disini adalah roti buatan sendiri sisa roti burger sehari sebelumnya. Gunakan mentega yang bagus yang tersedia di kota anda, supaya enak dan penuh dengan aroma butter.

Buatlah garlic bread secukupnya untuk dimakan pada saat itu, karena kalau sudah dingin tidak enak rasanya. 

Kalau mau membuat variasi dapat ditaburi keju mozarella, kemudian kembali dipanggang sampai keju meleleh kemudian langsung dihidangkan.

Sisa garlic butter dapat, dibungkus dengan cling film atau kertas minyak kemudian bentuk seperti sosis, dapat disimpan dalam kulkas  selama 3 hari atau sampai 1 bulan dalam freezer, dan bisa segera digunakan kapan saja diperlukan.

Most of us love garlic bread. Normally we use baguette but any bread of your choice just as good. If you wish to you can add some mozzarella cheese on top of the garlic bread and put it back in the oven until the cheese melt. Serve immediately. Make just enough garlic bread at a time, since cold garlic bread do not taste good ( I think anyway). 

So if you have any left over garlic butter put it on a square  baking parchment or cling film, roll it around the butter to form a sausage shape, then twist the ends to seal. The butter can be stored for up to 3 days in the fridge or up to a month in the freezer, ready to be used anytime you are making garlic bread



Bahan - Bahan /  Ingredients

100 gr mentega bergaram atau bisa digunakan mentega tak bergaram sehingga jumlah garam
100 gr salted butter, or unsalted butter so you can adjust the salt.

1 - 2 sdm daun peterseli, cincang halus
1 - 2 tbsp finely chopped parsley

1 siung kecil bawang putih, giling halus
1  clove garlic (small), crushed

Potongan baguette atau roti pilihan anda
Sliced baguette or bread of your choice

Cara membuat / Preparation

Ambil 100 gr mentega, dan biarkan sampai lunak pada temperatur ruang. Pilihlah mentega yang bagus untuk mendapat rasa yang enak dan harum (di Medan saya memakai Elle et Vire)
Bring 100 gr of butter to soften (room temperature). Choose a good butter for a good flavour (in Medan I�ll use Elle et Vire)

Aduk rata mentega, bawang putih dan daun petersely dengan sendok sampai lembut
Mix well the butter, garlic and parsley with a  spoon  until it is soft and creamy


Oleskan campuran mentega cukup banyak (atau secukupnya) pada potongan roti, kemudian panggang dalam oven yang telah dipanaskan 150 C selama 15 menit atau sampai kekuningan
Spread the garlic butter liberally onto the sliced bread, then put it in preheated  oven 150 C for 15 minutes or until golden brown.

Sajikan selagi hangat 
Serve immediately while its hot.

Jumat, 14 Agustus 2015

Membuat Selai Blackcurrant / Making Blackcurrants Jam


Eventually I managed to make blackcurrant jam (my husband favourite) after pyo - ing yesterday in neighbouring village, even though few days earlier we just bought 2 jars from supermarket. I just want to make jam that contain less sugar and more fruit (so I omit the lemon juice that is normally suggested since it will be quite sharp).
Black currants are great for jam-making and they thicken and jell beautifully. You might want to cook this jam, leaving it a bit on the runny side, since as it sits it will thicken up more than other jams. This recipe will make two jars (about 2 cups, 500g)

Bahan - Bahan / Ingredients

500 gr black currant, buang batangnya
500 gr black currant, remove the stem

400 gr sugar 
400 gr gula

300 ml water
300 ml air

Cara membuat / Method and preparation

Didihkan black currant dan air dalam panci kemudian lanjutkan merebus dengan api kecil selama 10 menit sampai black currant lunak
In a pot, bring the black currants and the water to a boil. Reduce the heat and cook for 10 minutes, until the black currants are softened

Masukkan gula lanjutkan merebus dengan api sedang selama 20 - 25 menit atau sampai jam mengental (mencapai setting point) sambil diaduk-aduk
Add the sugar  and cook over medium heat, stirring frequently for 20 - 25 minutes, or until the jam reaches the setting/jelling points


Lanjut memasak dengan api besar selama 20 - 25 menit atau sampai kental atau disebut setting point
Increase the heat and boil rapidly for 20 - 25 minutes or until setting point is reached

Aduk terus beberapa saat sebelum masak atau kental agar tidak mengendap dan
Stir constantly towards the end of cooking to prevent it from sticking

Jika suka, saring setengah dari jam untuk mengurangi jumlah biji, kemudian masukkan kembali dalam panci dan masak selama 5 menit
If wished, pass half the jam through and sieve to reduce the seed content, then return to the boil for 5 minutes

Matikan api dan biarkan jam agak dingin selama beberapa menit
Remove the pan from the heat and leave the jam to settle for a few minutes.

Masukkan ke dalam botol jam yang telah di sterilisasi, dan tutup
Ladle into the hot sterilised jars, then seal




Membuat Jam Raspberry / Making Raspberry Jam



Sebelumnya saya sudah pernah posting cara membuat Strawberry Jam, kali ini saya mencoba membuat jam Raspberry yang berasal dari kebun kakak ipar.  Resep jam saya ini persentase buahnya  lebih tinggi dari gula, biasanya perbandingan gula dan buah adalah 1 : 1. Walau raspbery mengandung pectin yang tinggi sehingga mudah mengental tanpa tambahan pectin maupun buah lain tapi untuk resep ini saya tambahkan aprikot supaya lebih kental karena kami menyukai  jam yang padat tidak encer.


Bahan / Ingredients

550 gr raspberry
550 gr raspberry

150 gr apricot
150 gr apricot, remove the stone and wedge

500 gr gula
500 gr sugar

1 lemon juice
air dari 1 lemon


Cara membuat / Methode

Campur raspberry dan apricot dengan gula dalam panci, tutupi dan biarkan selama satu malam
Mix the raspberry and apricot with sugar in the preserving pan, cover and leave overnight


Hari berikutnya tambahkan air jeruk dalam panci. Panaskan dengan api kecil sampai mendidih, aduk-aduk sampai gula larut
The next day add the lemon juice to the pan. Bring slowly to a boil, stirring frequently until the sugar has dissolved


Lanjut memasak dengan api besar selama 20 - 25 menit atau sampai kental atau disebut setting/jelling point
Increase the heat and boil rapidly for 20 - 25 minutes or until setting point is reached

Aduk terus beberapa saat sebelum masak atau kental agar tidak mengendap dan
Stir constantly towards the end of cooking to prevent it from sticking

Jika suka, saring setengah dari jam untuk mengurangi jumlah biji, kemudian masukkan kembali dalam panci dan masak selama 5 menit
If wished, pass half the jam through and sieve to reduce the seed content, then return to the boil for 5 minutes

Matikan api dan biarkan jam agak dingin selama beberapa menit
Remove the pan from the heat and leave the jam to settle for a few minutes.

Masukkan ke dalam botol jam yang telah di sterilisasi, dan tutup
Ladle into the hot sterilised jars, then seal

Tips

Testing the �Setting Point�

Letakkan 2 sdt jam panas di atas piring dingi (telah didinginkan dalam freezer selama 15 - 20 menit)
Put a teaspoonful of hot jam onto a very cold plate (been in the freezer for 15 - 20 minutes )

Masukkan ke dalam kulkas selama kira-kira 2 menit
Put it back in the fridge for 2 minutes or so
Sorong jam dengan jari, jika mengkerut dan tidak meleleh kembali, jam sudah kental
Push your finger through the jam on the plate - if it  wrinkles and not flood back in to fill the gap, it is ready
Jika belum cukup kental, masak lagi selama kira-kira 5 menit dan coba lagi
If it's not ready, turn the pan back on, simmer for five minutes and test again.

Mensterilkan botol / Sterilising the jars 

Panaskan oven ke 120 C
Preheat oven to 120 C

Cuci botol dengan air panas bersabun, kemudian bilas
Wash the jars in hot soapy water, then rinse well

Letakkan botol di atas loyang kemudian masukkan ke dalam oven sampai benar-benar kering
Place the jars on baking tray and put them in the oven until dry completely

Jika menggunakan botol Kilner, rebus tutupnya, karena jika dimasukkan dalam oven karetnya akan rusak
If using Kilner jars, boil the rubber seals, as dry heat damages them


Rabu, 08 Juli 2015

Manisan Kolang Kaling Mudah dan Cepat ( Quick and Easy Palm Dates Sweets)


Belakangan ini kolang-kaling banyak dibicarakan sebagai makanan sehat yang berkhasiat untuk mencegah dan menyembuhkan lutut yang sakit, maka harga kolang kaling agak mahal, apalagi di bulan Puasa, banyak yang mencari untuk manisan siap untuk disajikan di Hari Raya.

Saya pernah posting membuat manisan kolang-kaling sebelumnya, kali ini saya membuat manisan kolang kaling yang mudah dan cepat dari tips teman.

Resep ini hanya manis jambu saja, sesuai dengan selera saya, tapi jika ingin lebih manis bisa ditambahi gula putih 50 -100 gr.

Rasa raspberry akan sangat terasa dan berwarna merah jika menginginkan rasa dan warna lain gunakan syrup melon.

Ada beberapa ukuran kolang kaling di pasar, ada yang kecil dan besar begitu juga teksturnya ada yang kenyal ada yang lembut, saya lebih suka yang besar dan lembut. Sewaktu membeli kolang kaling pastikan tidak berbau asam. Kolang-kaling dapat dibeli kapan saja (tidak hanya bulan puasa) di pasar Beruang di Jl. Madong Lubis.


Bahan - Bahan / Ingredients

2 kg kolang kaling
2 kg palm dates

1 botol Syrup kurnia
1 Botol Kurnia Raspberries Syrup

Cara memasak / Preparation

Cuci kolang kaling beberapa kali sampai air cucian bening, tiriskan
Rinse well the palm dates or until the water is clear, drained

Didihkan air secukupnya
Bring enough water to a boil


Siram kolang kaling dengan air mendidih, biarkan selama 10 - 15 menit
In a large bowl soaked the palm dates with the boiling water for 10 - 15 minutes

Tiriskan kolang kaling sampai benar-benar kering, mungkin perlu 1 - 2 jam
Drain the palm dates until completely dry, it will take approximately 1 - 2 hours

Masukkan kolang-kaling ke dalam wadah yang kering dan bersih, tuangkan syrup kurnia sampai benar-benar tenggelam.
Put the palm dates in a clean and dry container, pour in the Kurnia Syrup until all covered

Simpan dalam kulkas, bisa disajikan setelah 3 hari tapi sebaiknya 1 minggu atau lebih agar rasa lebih meresap.
Keep in the fridge and ready to serve after 3 days, but it would be better 1 week or more as the flavour will be well absorbed.

Kamis, 07 Mei 2015

Membuat Mie Laksa ( Homemade Laksa Noodles )




Tidak mudah untuk mendapat mie laksa di Medan, karena tidak banyak dijumpai di pasar umumnya, sejauh ini hanya bisa saya dapatkan di pasar jl. Beruang. Sebenarnya kalau ingin membuat laksa yang simpel, dipat digunakan mie hun saja, tapi kalau ada waktu boleh juga dicoba resep ini yang juga saya dapat dari internet. 

Resep ini mudah dibuat dan cepat, tapi kalau menyukai tekstur mie laksa yang lebih kenyal tambahi jumlah tepung kanji dan kurangi tepung berasnya pada campuran adonannya.

Untuk ukuran mie laksa yang besar dapat digunakan cetakan kue (pilih lempeng yang berlubang rata) atau kalau mau berukuran kecil dapat digunakan potato ricer. Cetakan kue sempritnya saya beli di Toko Lena, di Pasar Pringgan dan potato ricer nya dapat dibeli di Ace Hardware. Selamat mencoba.

If you want to make laksa and you can not find the noodle, the simples way is replacing it with rice noodle that is available almost every where in Indonesia, but if you want to make the more authentic laksa noodle, you can try this recipe (I found in internet with a slight adaptation) that is quite simple. 


Untuk biang / for the starch

70 gr tepung kanji
70 gr tapioca flour

50 ml air
50 ml water

150 ml air mendidih
150 ml boiling water

Untuk adonan  / For the dough 

300 gr tepung beras
300 gr rice flour

80 gr tepung kanji
80 gr tapioca flour

1 sdt garam
1 tsp salt

150 ml air mendidih
150 ml boiling water


Cara Membuat biang / Preparation to make the starch

Aduk rata tepung kanji dan air dalam mangkok. Masukkan air mendidih (benar-benar mendidih), aduk sampai mengental dan berwarna agak bening, sisihkan


Mix well tapioca flour and water in a bowl. Pour in boiling water (really boiling), stir until starch is formed and looks transparent. Set aside.



Cara membuat adonan / praparation to make the dough

Aduk rata tepung dan garam, masukkan adonan biang aduk lagi. Masukkan air panas sedikit demi sedikit sampai menjadi bola dan uleni sebentar. Sisihkan

Mix well all flour and salt. Add in the starch and continue mixing, add the hot water a little at a time until the dough is formed and continue kneading for a short time. Set aside.

Cara membuat mie laksa / making the laksa noodle

Didihkan air dalam panci
Bring the water to a boil


Ambil sedikit adonan dan masukkan ke dalam cetakan. Tekan sampai adonan keluar di atas air mendidih. Jika sudah mengapung segera angkat dengan saringan, celup dalam air dingin, tiriskan sebentar dan letakkan di atas kain agar tidak melekat.

Take a portion of the the dough and place it into the mould. Press directly on the boiling water. Once the noodle float, remove off the water with a strainer and dip into cold water, drained well and place it on a cloth to stop it sticking.



Rabu, 29 Oktober 2014

Cara Membuat Gyoza / How To Make Gyoza



Setelah belajar dua kali di rumah teman yang berkebangsaan Jepang (Many thanks Keiko.. ) akhirnya saya membuat sendiri dirumah. Sebelum belajar dari teman, saya sudah beberapa kali membaca resep dan melihat you tube cara membuatnya dari justonecookbook untuk lebih detail instruksinya. Cara yang saya buat adalah adaptasi dari keduanya.
Mungkin ini adalah postingan saya yang paling panjang, karena semuanya membuat sendiri dari awal. Di Medan tidak ada dijual kulit gyoza jadi harus dibuat sendiri, mungkin di kota lebih besar seperti Jakarta atau di luar negeri mudah mendapatkannya. Sebenarnya tidak sulit membuatnya tapi memerlukan sedikit waktu.
Gyoza enaknya dimakan beramai-ramai dengan teman, dihidangkan masih panas langsung dari penggorengan, mungkin untuk lidah Indonesia lebih cocok dimakan dengan sambal walaupun seharusnya dengan shoyu (kecap), La - Yu (minyak cabe) dan cuka.
Di Medan sudah banyak disajikan dirumah makan Jepang, tapi favorit saya adalah yang dari Ikhausa di Jl. Tarumanegara. Silahkan mencoba.


Ingredients for the wrappers / Bahan - bahan untuk kulit

240 gr all-purpose flour (or 120 g bread flour + 120 g cake flour) 240 gr  tepung campur 120 gr tepung protein tinggi (Cakra Kembar) dan 120 gr tepung protein sedang (Segitiga biru)

1/2 tsp salt
1/2 sdt garam

120 ml just-boiled water plus more if necessary (should be around 120 - 150 ml)120 ml air panas (hampir mendidih atau gunakan air panas dari dispenser) atau tambahi jika perlu ( kira-kira 120 - 150 ml) kata teman saya kira-kira teksturnya seperti daun telinga tempat anting-anting

Tips from my friend / Tips dari teman saya

All purpose flour for dusting when rolling
Tepung terigu untuk extra taburan sewaktu menggiling

Potato starch / corn starch / tapioca for dusting for storing
Tepung kentang / tepung maizena / tepung kanji untuk penyimpanan

                                                                         Preparations and Method / Cara Membuat

Sift the flour (or both flour) into a large bowl.

Saring kedua tepung bersamaan ke dalam mangkok besar 

Add salt to just-boiled water and mix until completely dissolved.
Masukkan garam kedalam air dan aduk sampai larut

Add the water into the flour gradually, stirring with a wooden spoon until most of the flour stick together, then use your hands to form the dough into a ball. If the flour is still separated, add a little water at a time till the dough is pliable.
Masukkan air kedalam tepung sedikit demi sedikit, aduk dengan sendok kayu, setelah mulai menyatu kemudian gunakan tangan untuk membentuk adonan menjadi bola. Jika masih ada tepung masih sulit menyatu dan keras, tambahi air sedikit demi sedikit sampai adonan dapat diuleni


Transfer the dough to the work surface and knead  for few minutes, the texture will be much smoother  feels like an ear lobe. Cut the dough in half
Pindahkan adonan ke meja, uleni selama  beberapa menit dan teksturnya akan lebih halus dan  dan teksturnya seperti bagian telinga tempat anting-anting. Bagi adonan menjadi dua.

Shape each half into a long log and wrap  with plastic wrap. Let it sit for 30 - 60 minutes. The dough will be even softer
Bentuk keduanya menjadi seperti batang dan bungkus dengan plastik. Istirahatkan selama 30 - 60 menit. Adonan akan semakin lembut.



Unwrap the dough, sprinkle a little flour on the work surface and roll to a 1.5 - 2 cm diameter log, approximately 35 cm long then cut each log into 1.5 - 2 cm long pieces. The dough will make around 40 pieces.
Buka bungkusan plastik, taburi permukaan dengan sedikit tepung terigu dan gulung sampai diameternya berukuran 1.5 - 2 cm kira-kira panjangnya 35 cm, potong-potong melintang sepanjang 1.5 - 2 cm. Adonan ini akan membuat 40 buah.

Cover the dough pieces with damp kitchen towel  or plastic wrap at all time to prevent from drying.
Tutupi potongan adonan dengan kain lembap atau plastik agar tidak mengering.

Flour top and bottom of the cut then press with your palm onto the work surface and roll with rolling pin in such a way try to make the round shape, it doesn�t have to be perfect. After practicing a couple or so you�ll get the knack of it.
Taburi bagian atas dan bawah bekas potongan dengan tepung terigu kemudian tekan dengan telapak tangan dan giling sedemikian rupa agar berbentuk bulat, tidak harus bulat sempurna. Setelah berlatih beberapa kali, kita akan lebih mahir membuatnya.

Sprinkle each wrapper with corn flour or tapioca and stack them and cover with damp kitchen towel or plastic at all time, until the dough finish. Wrap the gyoza wrappers with plastic wrap and freeze (will keep up to a month, defrost in the fridge before using.) or  keep in the fridge (will keep for a few days) until you�re ready to use.
Taburi masing-masing kulit dengan maizena atau kanji dan tumpuk dan selalu tutupi dengan kain lembab atau plastik, sampai adonan habis. Bungkus kulit gyoza dengan plastik dan simpan dalam kulkas (tahan selama beberapa hari) atau freezer (tahan sampai sebulan, defrost dalam kulkas sebelum digunakan) sampai diperlukan. 

Ingredients for filling / bahan untuk isi

300 gr ground chicken
300 gr ayam giling atau cincang halus

150 gr cabbage leaves
150 gr kol

15 gr garlic chives, sliced
15 gr kucai, rajang 


20 gr spring onions
20 gr bawang prei

1/2 onion, finely chopped
1/2 bawang bombay, cincang halus

2 dried shiitake mushrooms, soaked and finely chopped
2 jamur shiitake kering, rendam dan cincang halus

1 clove garlic, minced
1 tsp. grated ginger

1 tbsp sake
1 sdm sake

1 tbsp sesame oil
1/2 sdm minyak wijen

1 tbsp soy sauce
1 sdm kecap kikkoman

1 tsp sugar
1 sdt gula

salt and pepper to taste
garam dan merica secukupnya


Dipping Sauce

1 tbsp rice vinegar 
1 sdm cuka beras atau bisa diganti dengan cuka apel

1 tbsp soy sauce
1 sdm kecap kikkoman

1 sdt La-Yu (Japanese chili oil)
1 sdt La - Yu (Minyak cabe)


Combine all the ingredients in a small bowl and mix well
Campur semua bahan dalam mangkok kecil dan campur rata

Preparation for the filling / Membuat  isi

Roughly chopped the cabbage or chinese cabbage (napa), add 1 tsp salt, leave to sit for a few minutes. The cabbage will wilt and squeeze to remove any water.
Kol atau sawi putih dicincang kasar, tambahkan 1 sdt garam dan sisihkan selama beberapa menit. Kol akan layu, peras agar air terbuang.


Combine the minced chicken and seasonings, knead the mixture with hands until  becomes sticky
Campur daging ayam dan bumbu, uleni daging dengan tangan sampai menyatu

Add the rest of fillings and continue to knead until the mixture is well mixed, rest for 30 minutes in the fridge or you can make it in advance
Sekarang masukkan sisa bahan lainnya dan lanjutkan menguleni sampai benar-benar rata dan menyatu, istirahatkan selama 30 menit dalam kulkas atau dibuat terlebih dahulu


How to wrap - Cara membungkus / melipat

Take a teaspoon full of the filling and put it in the center of the wrapper.
Ambil satu sendok teh penuh isi dan letakkan ditengah kulit

Dip one finger in a bowl of water and wet the outer skin around 
Celup satu jari dalam mangkok berisi air dan basahi bagian luar kulit keliling

Fold the wrapper in half over the filling and pinch lightly  in the center but not to seal it

Lipat kulit dan sedikit tekan bagian tengahnya, tapi tidak sampai tertutup

Using your thumb and index finger, start making a pleat  on the top front part of the wrapper from the center toward the right. As you fold each pleat, press the folded pleat tightly against the back part of wrapper.
Gunakan jempol dan telunjuk, mulai melipat bagian atas depan kulit dari tengah ke kiri. Setiap membuat lipatan tekan kuat ke kulit bagian belakang.

Once you make 3-4 pleats, continue with the left side of the wrapper. start making pleat the same way.
Setelah membuat 3 - 4 lipatan, lanjutkan bagian sisi kiri kulit dengan ciri yang sama.

Another way of pleating you can do it just one direction (see picture)

Cara lain untuk melipat adalah satu arah saja (lihat gambar)

If the instruction sounds confusing just see the picture and don't worry about it you'll figure out

Jika instruksinya agak sepertinya membingungkan, lihat saja gambarnya dan jangan kuatir, pasti jadi juga.


Tips :
Cook or freeze gyoza right away
Gyoza sebaiknya langsung dimasak atau dibekukan

If you wish to keep gyoza for later use, keep them  immediately after making (raw) in freezer, sprinkle some tapioca flour and give them a space in a container to stop from sticking together.
Jika anda ingin menyimpan untuk dipakai nantinya, sebaiknya langsung dibekukan mentah, taburi terlebih dahulu dengan tepung kanji dan beri jarak sedikit dalam wadah supaya tidak melekat satu sama lain.

When you use frozen gyoza, do not defrost and cook while they are frozen
Jika memasak dari freezer, sebaiknya langsung dimasak dalam keadaan beku jangan di defrost.


Ingredients for frying / bahan untuk penggorengan

1 Tbsp oil for frying each batch of gyoza, or just grease the pan with sesame oil if you want to use less oil
1 sdm minyak untuk satu grup gorengan atau olesi penggorengan dengan minyak wijen jika tidak ingin menggunakan terlalu banyak minyak.

1/4 - 1/2 cup water for frying each batch, depend on the size or the pan and number of gyoza
1/4 - 1/2  gelas air untuk setiap penggorengan, tergantung besar penggorengan dan jumlah gyoza

1 tbsp sesame oil for frying each batch of gyoza
1 sdm minyak wijen untuk setiap penggorengan

How to cook / Cara memasak

Heat the oil in a non-stick frying pan over medium high heat. When the pan is hot, place the gyoza  flat side down 
Panaskan minyak dalam penggorengan anti lengket dengan api sedang. Jika sudah cukup panas masukkan gyoza dengan bagian rata dibawah (lihat gambar)

When the bottom of the gyoza turns golden brown, add  water to the pan.
Jika dasar gyoza sudah berwarna kecoklatan, masukkan air ke dalam penggorengan
Immediately cover with a lid and steam the gyoza for about 2 minutes or until most of the water absorbed and evaporates. Half way you may need to shake the pan or gently separe each one, to help it cook more evenly and to stop sticking to the pan
Segera tutup dan masak selama 2 menit atau sampai air habis terserap dan menguap. Mungkin setengah jalan anda harus menggoyang penggorengan dan hati-hati memisah-misahkan, agar masak lebih rata dan tidak melekat pada pengggorengan.

Remove the lid to evaporate any remaining water, drizzle sesame oil , continue to cook uncovered until the gyoza done and crisp on the bottom. 
Buka tutupnya supaya air habis menguap, beri sedikit minyak wijen dan lanjutkan memasak tanpa tutup sampai gyoza masak dan bagian dasarnya mengering.
Transfer to a plate, serve bottom up with dipping sauce.
Pindahkan ke piring, sajikan bagian bawahnya menghadap ke atas dengan saus