• This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Jumat, 14 Agustus 2015

Membuat Jam Raspberry / Making Raspberry Jam



Sebelumnya saya sudah pernah posting cara membuat Strawberry Jam, kali ini saya mencoba membuat jam Raspberry yang berasal dari kebun kakak ipar.  Resep jam saya ini persentase buahnya  lebih tinggi dari gula, biasanya perbandingan gula dan buah adalah 1 : 1. Walau raspbery mengandung pectin yang tinggi sehingga mudah mengental tanpa tambahan pectin maupun buah lain tapi untuk resep ini saya tambahkan aprikot supaya lebih kental karena kami menyukai  jam yang padat tidak encer.


Bahan / Ingredients

550 gr raspberry
550 gr raspberry

150 gr apricot
150 gr apricot, remove the stone and wedge

500 gr gula
500 gr sugar

1 lemon juice
air dari 1 lemon


Cara membuat / Methode

Campur raspberry dan apricot dengan gula dalam panci, tutupi dan biarkan selama satu malam
Mix the raspberry and apricot with sugar in the preserving pan, cover and leave overnight


Hari berikutnya tambahkan air jeruk dalam panci. Panaskan dengan api kecil sampai mendidih, aduk-aduk sampai gula larut
The next day add the lemon juice to the pan. Bring slowly to a boil, stirring frequently until the sugar has dissolved


Lanjut memasak dengan api besar selama 20 - 25 menit atau sampai kental atau disebut setting/jelling point
Increase the heat and boil rapidly for 20 - 25 minutes or until setting point is reached

Aduk terus beberapa saat sebelum masak atau kental agar tidak mengendap dan
Stir constantly towards the end of cooking to prevent it from sticking

Jika suka, saring setengah dari jam untuk mengurangi jumlah biji, kemudian masukkan kembali dalam panci dan masak selama 5 menit
If wished, pass half the jam through and sieve to reduce the seed content, then return to the boil for 5 minutes

Matikan api dan biarkan jam agak dingin selama beberapa menit
Remove the pan from the heat and leave the jam to settle for a few minutes.

Masukkan ke dalam botol jam yang telah di sterilisasi, dan tutup
Ladle into the hot sterilised jars, then seal

Tips

Testing the �Setting Point�

Letakkan 2 sdt jam panas di atas piring dingi (telah didinginkan dalam freezer selama 15 - 20 menit)
Put a teaspoonful of hot jam onto a very cold plate (been in the freezer for 15 - 20 minutes )

Masukkan ke dalam kulkas selama kira-kira 2 menit
Put it back in the fridge for 2 minutes or so
Sorong jam dengan jari, jika mengkerut dan tidak meleleh kembali, jam sudah kental
Push your finger through the jam on the plate - if it  wrinkles and not flood back in to fill the gap, it is ready
Jika belum cukup kental, masak lagi selama kira-kira 5 menit dan coba lagi
If it's not ready, turn the pan back on, simmer for five minutes and test again.

Mensterilkan botol / Sterilising the jars 

Panaskan oven ke 120 C
Preheat oven to 120 C

Cuci botol dengan air panas bersabun, kemudian bilas
Wash the jars in hot soapy water, then rinse well

Letakkan botol di atas loyang kemudian masukkan ke dalam oven sampai benar-benar kering
Place the jars on baking tray and put them in the oven until dry completely

Jika menggunakan botol Kilner, rebus tutupnya, karena jika dimasukkan dalam oven karetnya akan rusak
If using Kilner jars, boil the rubber seals, as dry heat damages them


Summer PYO / Petik buah di Kebun


Liburan sudah usai, walaupun sangat menyenangkan, rasanya senang sekali kembali ke Medan, home sweet home. Salah satu kegiatan yang kami lakukan di hampir setiap Summer holiday di North Wales adalah pick your own, petik buah di kebun yang kami petik sendiri kemudian ditimbang dan bayar. Walaupun harga buah nya tidak lebih murah dari harga supermarket per kilonya, tetapi cukup puas juga makan buahnya disana dan memetik buah sendiri ada rasa kenikmatan tersendiri.

Beberapa jenis buah yang ada disini : blackcurrants, red currants, raspberry, strawberry, gooseberry dan cherry. PYO didekat kota kecil kami ini walau besar tapi kurang terawat (hanya bagian cherrynya saja yang rapi ), tapi hari itu sangat cerah dan tidak terlalu panas atau dingin, it was a nice day out setelah beberapa hari bermalas-malasan di rumah. Dari hasil PYO ini saya menyempatkan membuat beberapa jenis jam dan kue






Sebenarnya saya ingin membuat blackcurrant syrup seperti Ribena, tapi akhirnya saya menggunakan semua hasil petik menjadi blackcurrant jam kesukaan suami.




Gooseberry sangat sesuai untuk pembuatan jam karena kandungan pectinnya yang tinggi, tetapi kali ini saya menggunakannya untuk gooseberry fool. Sementara beberapa teman Indonesia yang tinggal di North Wales menggunakannya sebagai sambal gooseberry, rasanya yang asam manis dan tekstur yang menyerupai tomat memang sangat sesuai dan rasa sambalnyapun enak dan khas harumnya.


Hasil petikan raspberry sebagian saya buat jam dan sebagian kami campur dengan muesly untuk sarapan pagi hari.


Cherry adalah favorit saya, sewaktu memetik saya tak sanggup menahan selera jika melihat buah yang matang, sampai panas rasanya perut karena kebanyakan makan. Selain enak dimakan begitu saja, sebagian dari hasil petikan saya buat cherry clafoutis untuk desert makan malam hari itu.




Rabu, 08 Juli 2015

Manisan Kolang Kaling Mudah dan Cepat ( Quick and Easy Palm Dates Sweets)


Belakangan ini kolang-kaling banyak dibicarakan sebagai makanan sehat yang berkhasiat untuk mencegah dan menyembuhkan lutut yang sakit, maka harga kolang kaling agak mahal, apalagi di bulan Puasa, banyak yang mencari untuk manisan siap untuk disajikan di Hari Raya.

Saya pernah posting membuat manisan kolang-kaling sebelumnya, kali ini saya membuat manisan kolang kaling yang mudah dan cepat dari tips teman.

Resep ini hanya manis jambu saja, sesuai dengan selera saya, tapi jika ingin lebih manis bisa ditambahi gula putih 50 -100 gr.

Rasa raspberry akan sangat terasa dan berwarna merah jika menginginkan rasa dan warna lain gunakan syrup melon.

Ada beberapa ukuran kolang kaling di pasar, ada yang kecil dan besar begitu juga teksturnya ada yang kenyal ada yang lembut, saya lebih suka yang besar dan lembut. Sewaktu membeli kolang kaling pastikan tidak berbau asam. Kolang-kaling dapat dibeli kapan saja (tidak hanya bulan puasa) di pasar Beruang di Jl. Madong Lubis.


Bahan - Bahan / Ingredients

2 kg kolang kaling
2 kg palm dates

1 botol Syrup kurnia
1 Botol Kurnia Raspberries Syrup

Cara memasak / Preparation

Cuci kolang kaling beberapa kali sampai air cucian bening, tiriskan
Rinse well the palm dates or until the water is clear, drained

Didihkan air secukupnya
Bring enough water to a boil


Siram kolang kaling dengan air mendidih, biarkan selama 10 - 15 menit
In a large bowl soaked the palm dates with the boiling water for 10 - 15 minutes

Tiriskan kolang kaling sampai benar-benar kering, mungkin perlu 1 - 2 jam
Drain the palm dates until completely dry, it will take approximately 1 - 2 hours

Masukkan kolang-kaling ke dalam wadah yang kering dan bersih, tuangkan syrup kurnia sampai benar-benar tenggelam.
Put the palm dates in a clean and dry container, pour in the Kurnia Syrup until all covered

Simpan dalam kulkas, bisa disajikan setelah 3 hari tapi sebaiknya 1 minggu atau lebih agar rasa lebih meresap.
Keep in the fridge and ready to serve after 3 days, but it would be better 1 week or more as the flavour will be well absorbed.

Selasa, 07 Juli 2015

PariwisataSUMUT.Net: Sejuta Manikam Pariwisata Sumatera Utara

Horas, Mejuah-Juah, Yahowu, Njuah-Njuah..........!!!

Halo Indonesia, Salam dari Sejuta Manikam Pariwisata Sumatera Utara.

Sekedar mengingatkan kamu, di situs kita: www.pariwisataSUMUT.Net , Ada banyak hal-hal yang berguna kalau kamu ingin mengetahui terkait kepariwisataan Sumatera Utara.

Di tampilan home kamu akan menemukan beberapa bar mulai dari tulisan terakhir, event Pariwisata Sumut, Destinasi, Kuliner, Travel (artikel berbahasa inggris), news, community, opini (pengetahuan dan opini ttg pariwisata) dan Hidden Paradise.

Yang paling penting adalah kita selalu update setiap hari jadi kamu gak bakal bosen nemuin tulisan yang itu-itu aja.

Kami juga mau memperjelas kalau hingga detik ini sudah ada 4 lembaga/organisasi non pemerintah yang menggunakan kata "Pariwisata Sumut" sebagai brand (merek). Tentu saja bakal banyak yang bingung dan salah kaprah karena masing-masing dari ke 4-nya punya management dan tujuan berbeda. Tapi kamu percaya deh 100 %, kita yang pertama berlabel "Pariwisata SUMUT". :)

Kami mau ngucapin terimakasih banyak buat pembaca dan para komentator setia yang akhirnya membuat hits situs kita mencapai 2.500 - 3.000 kunjungan/hari
Harapan kita-nya sederhana, semoga kedepan semakin banyak kunjungan ke situs pariwisataSUMUT.Net sehingga benar-benar bisa bermanfaat buat semua.

Salam Peduli Pariwisata Sumut
Sejuta Manikam Pariwisata Sumatera Utara.

Ttd, Founder
Antonius Naibaho

Minggu, 21 Juni 2015

Ayam Putih Potong / Pek Cham Kee / White Cut Chicken




Membuat ayam pek cam kee memang mudah, tetapi untuk mendapatkan tekstur kulit yang kenyal dan kencang diperlukan cara yang benar. Saya belajar memasak ayam ini bersama teman yang langsung mempraktekkannya. Karena tidak memerlukan banyak bumbu ayam ini memang benar-benar terasa "rasa" ayamnya, oleh karena itu sebaiknya digunakan ayam kampung supaya lebih gurih walaupun dagingnya tidak sebanyak ayam broiler.

Ayam pek cam kee ini biasanya dihidangkan bersama dengan nasi Hainan, walaupun sering juga dimakan bersama dengan hidangan lainnya. Cocok untuk anak-anak karena tidak pedas.


Bahan-bahan utama: 

1 ekor ayam  kampung (saya suka yang muda 800 - 900 gr berat bersih) 
1 native chicken ( I prefer the young one 800 - 900 gr, after being dressed)

1 sdm minyak wijen
1 tbsp sesame oil

1 sdt garam atau 3 sdm kecap asin
1 tsp salt or 3 tbsp light soy sauce

1 - 2 sdm Bawang putih goreng (cara membuat bawang putih goreng)
1 - 2 tbsp Garlic flakes (how to make garlic flakes)

1 - 2 sdm minyak jelantah bawang putih
1 - 2 tbsp garlic infused oil

3 l air
3 l water

air es dan es batu secukupnya
ice water and ice cube

Bahan tambahan / Garnish

Daun ketumbar dan atau daun bawang 
Coriander leaves and or spring onions

Cara / Preparation

Didihkan air dalam panci bertutup, masukan ayam, tutup, biarkan air sampai mendidih lagi, angkat ayam dan masukkan ke dalam air es. Biarkan beberapa saat sampai ayam dingin.Sementara itu didihkan kembali air dalam panci.
Bring the water to a boil, put the chicken in, cover the pot, wait for the water to reboil, remove the chicken and put it in the ice cold water. Leave the chicken in until cold. Meanwhile reboil the water in the pot.

Angkat ayam dari air es dan masukkan kembali ke dalam panci, tutup dan biarkan sampai mendidih. 
Ulang proses ini sampai tiga kali. Proses ini adalah untuk mendapatkan tekstur kulit ayam yang diinginkan, yaitu kencang dan kenyal.
Take the chiken out of the ice water and put it in the boiling water, cover the pot and wait for the water to reboil.
Repeat the process for 3 times. This process is to achieve the desirable  chicken skin texture i.e. : tight and somehow elastic


Pada perebusan yang ketiga, setelah air mendidih, Matikan api dan biarkan ayam didalam panci (tetap tertutup) selama 20 - 30 menit, tergantung umur ayam. Semakin muda ayamnya semakin cepat ayamnya empuk.
On the third boil, turn the heat off and leave the chicken in for 20 - 30 minutes (with the pot lid on) depend on the size or the age. The younger or smaller the chicken, the less cooking time needed.

Sementara itu campur minyak wijen, minyak jelantah bawang putih dengan garam atau kecap asin.
Angkat ayam dari panci dan tiriskan. 
Meanwhile, mix well the sesame oil, garlic infused oil with the salt or light soy sauce. Remove the chicken from the pot and drain.

Lumuri ayam bagian kulit dan dalam rongga ayam dengan campuran minyak. Biarkan sampai benar-benar dingin agar rasa meresap dan ayam mudah dipotong.
Glaze the chicken with the oil mixture all over the skin and inside the cavity. Set aside until really cold, all the flavour will be absorbed and the chicken is set to make it easier to cut.


Taburi dengan bawang putih goreng sebelum dihidangkan dan daun bawang atau daun ketumbar.
Lengkapi dengan sambal pilihan anda.
Sprinkle with garlic flake before serving and garnish with spring onion as well as coriander leaves. If you like dip in chilli sauce.


Sabtu, 20 Juni 2015

Gua Batu Kemang

Goa Batu - Kemang Nun jauh disana, diantara pepohonan hijau. Ada sebuah Gua bernama Batu Kemang. Tempatnya gak jauh-jauh amat sih dari Kota Medan. Kalau kamu pernah ke Sembahe, nah disinilah lokasinya. Waktu tempuhnya sekitar 2 jam (paling lama) dari Medan.

Apa yang menarik dari Gua Batu Kemang.
Mitos mengatakan bahwa gua ini dihuni oleh mahluk bertubuh pendek. Lihat saja ukuran pintu gua yang begitu kecil. Para penduduk mengatakan bahwa dulunya Gua Batu eang kerap menjadi tempat pesugihan untuk mencari keduniawian. Itulah alasannya kenapa lokasi dimana gua ini berada diberi nama SEMBAHE, runtutan kata dari SEMBAH dan E. Sembah berarti sujud, memuja, hormat dan "E" yang mana merupakan kata penunjuk arah. Kata SEMBAHE berasal dari bahasa Karo.

Believe or not, buat kamu yang suka mengexplore tempat-tempat tersembunyi. Kalau berani yaa..... coba deh kesini.
More info? kunjungi situs kita di:
www.pariwisatasumut.net

Jumat, 12 Juni 2015

Main-Main Ke Bukit Botak


Bukit Botak terletak di Bandar Baru, memakan waktu sekitar 1,5 jam dari Kota Medan dengan menggunakan transportasi darat dan 2 jam pendakian dihitung dari simpang menuju bukit. Sebagai tempat wisata yang baru booming, Bukit Botak masih jarang dikunjungi oleh wisatawan. Keberadaan Bukit Botak menambah khasanah Pariwisata Deli Serdang.

Setelah sempat beberapa kali gagal landas, niat untuk menapakkan kaki di Bukit Botak akhirnya tercapai juga. Kadang bingung sebenernya alasannya apa, tapi ya gitu sih, intinya beberapa kali enggak bisa ikutan jejalan bareng Traveling Medan Comm. So sad!!

Perjalanan kali ini cukup menggiurkan, bagaimana tidak?. Rombongan trip banyak yang masih belum kenal dengan gunung, padahal mereka wanita, sedihnya disitu bahagianya lebih banyak tapi. Kenava? Mereka kaum yang harus dilindungi oleh para pria memiliki tekad sekuat baja dan sedalam samudera. Meski melewati jalan yang kupak-kapik, lumpur berwarna coklat dan mulut yang tak henti berguman �I am so tired� akhirnya kami tiba diatas Bukit. But I wanna add some information, jadi� gak cuma Bukit Botak, tapi ada juga SungaiDua Rasa dan Air Terjun Sampuren Putih disekitar daerah ini, wait another article yeah hunny *emotcipok*. Thank lord, hujan turun dan mau tidak mau mau mau kami harus memasang tenda secepat mungkin. Ada niat sih sebenernya untuk manjat ajah di pohon tetapi sebagai seorang yang peduli (etseh) akan keberadaan wanita-wanita cantik yang kami bawa dan menunjukkan bahwa kami adalah anak-anak yang selalu teriak "Salam Lestari", akhirnya kami menurunkan ego dan menaikkan tenda tempat mereka berteduh dan tiduran. Hujan melengkapi kesyahduan tatkala tenda sudah terpasang begitu rapi. Imutnya lagi adalah hujan reda tepat setelah tenda selesai terpasang. Bagaimana kami harus menutupi keimutan itu? biarlah, hanya pak polisi yang menilang warga.


Berbekal makanan mewah, dinner time kami lakukan ala kadarnya. You got what I mean, right?. Dengan perut kenyang tibalah saat dimana aksi bully-membully dijalankan (not to be imitated). We made it only for fun purpose, enggak lebih dan enggak kurang, kalau kamu ndak percaya monggo ambil timbangan. Puas mengorbankan satu dengan yang lain sebagai bahan bully, kita memutuskan untuk memandang langit yang begitu amazing di malam hari. Hallo Pariwisata Sumatera Utara, kamu benar-benar menggoda. Nun jauh disana terlihat lampu berkelap-kelip, nun semakin jauh disana ada juga lampu-lampu menari-nari. Hei�..!! itu Kuala Namu International Airport, a way to explore North SumatraTourism.

Romantic moment, yap beneran!! Suer ane tidak bohong kedan!. Tapi berhubung status jomblo masih mewarnai dunia relationship. I gotta take a lil bit longer to wait them (the group) for having date. Bahagianya disitu, walaupun pada bawa pasangan mereka itu masih aja gitu peduli sama saya. HIKZ�!!

Waktu berlalu dan cepat menguntai waktu (thank teteh Rosa). Pagi pun hinggap dipelupuh mentari. We�re waiting for sunset, an habit as adventurer, gitu. Agak ragu juga sih sebenernya ini sunset bakal datang atau kita harus datang lagi ke Bukit Botak biar bisa nyaksiin moment-moment saat matahari dipuja serta dipuji. �Kok mikirnya gitu sih, Anton?�. Bagaimana tidak, awannya pagi-pagi udah keliling aja, pawai.

Yah walaupun akhirnya jadi kenyataan, sunrise gak bisa keliatan dan kita harus pulang karena apartement menunggu kehadiran pangeran. 09.00 we decided to go back, Medan�s waiting us. UhYEAh.