• This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Sabtu, 15 Maret 2014

Tempe Kecap ( Soy Sauce Tempe)



I like to share this simple recipe that I love to have it every day with rice.  My mother used to cook this a lot. Tempe is one of very popular food in Indonesia. It is very versatile to cook, delicious as well as very nutritious. I have posted some tempe recipes in the past and this is another one that is suitable for vegetarian. This recipe is different to one we called "kering tempe", since the tempe is quite tender and moist. If you like tempe, do try this recipe, you'll love it.

Bahan-bahan / Ingredients

1/2 kg tempe, potong panjang
1/2 kg tempe, cut match stick

4 siung bawang putih, rajang
4 cloves garlic, sliced

8 bawang merah, rajang
8 shallots, sliced

5 cabe merah, potong miring
5 red chilli, sliced

10 cabe merah, potong miring
10 bird's eye chilli, sliced

2 cm lengkuas, memarkan
2 cm galangal, bruised

3 lembar daun salam
3 salam leaves

4 sdm kecap asin
4 tbsp light soy sauce

5 sdm kecap manis Bango
5 tbsp sweet soy sauce (Bango)

1 cangkir air
1 cup water

garam secukukpnya
salt to taste

minyak untuk menumis dan menggoreng tempe
oil for saut�ing and frying



Cara memasak / preparation

goreng tempe 1/2 masak, jangan terlalu kering, sisihkan
fry the tempe half done, but not too dry, set aside

tumis bumbu rajang sampai harum, masukkan air, daun salam dan lengkuas, masak sampai mendidih
saut� the sliced ingredients till fragrant, add in the water, salam leaves and galangal, bring to a boil

masukkan tempe aduk rata
put in the tempe, stir evenly


tambahkan kecap asin dan kecap manis, tambah garam secukupnya
add the light soy sauce and sweet sauce, add the salt if necessary

masak lagi selama beberapa menit sampai air berkurang tetapi tidak kering. Siap dihidangkan.
continue cooking for a couple of minutes or until the water reduced but not dry. It is now ready to be served

Jumat, 14 Maret 2014

Bubur Pedas / Bubur Melayu / Deli Porridge



Minggu lalu kami berkunjung ke Aceh Tamiang, untuk pertama kalinya saya melihat ibu-ibu memasak Bubur Pedas dan ini juga pertama kali saya menikmatinya. Di Medan bubur Melayu atau biasa disebut bubur pedas, hanya tersedia di bulan puasa. Biasanya disediakan di Mesjid Raya dan ada yang menjualnya di Jalan Setia Budi. Ada juga yang membuatnya pada acara resepsi maupun perayaan tertentu.

Ada beberapa resep membuat bubur pedas. Bubur Podas dari Tanjung Balai dan dari daerah Langkat, pada umumnya memakai beras dan bumbu basah, seafood dan ayam dan umbi-umbian, Resep ibu Safiruddin yang asli Tamiang sangat berbeda. Resep ini menggunakan AWAS yang berbahan dasar beras, jagung dan kacang hijau yang digongseng bersama rempah-rempah, sebagai bahan pengental sekaligus bumbu. Menggunakan ebi bukan ayam atau seafood, walau tentu saja bisa ditambahkah bahan lainnya sesuai dengan selera. 

Kami belum tahu rempah apa saja yang ada dalam AWAS, kemungkinan hampir sama dengan bumbu bubur podas dari Tanjung Balai, hanya saja sudah disangrai dan dicampur. AWAS hanya tersedia di bulan Puasa. 

Bubur Melayu selalu dihidangkan dengan anyang. Resep anyang ibu Safiruddin sedikit berbeda dengan anyang biasanya yaitu tidak menggunakan ketumbar. 

Seperti kebanyakan ibu rumah tangga, kita memasak tanpa ukuran dan timbangan semuanya agak-agak atau kira-kira. Resep ini bukan untuk pemula, bagi yang selalu memasak resep ibu Safiruddin ini sudah cukup memberi gambaran dengan hanya menyebutkan bahan-bahannya saja. Selamat mencoba


Bahan Anyang Ingredients

Pakis, rebus
Fern tips, boiled

Tauge, rebus
Bean sprout, blanched

Kelapa gongseng
Roasted grated coconut


Bumbu / the paste

bawang merah, rajang
shallots, finely sliced

cabe merah, rajang
red chilli, finely sliced

sereh, giling halus
lemon grass, ground

lengkuas, giling halus
galangal, ground

ebi, rendam air panas kemudian giling halus
dried shrimp, soaked in hot water, ground

garam
salt

Jeruk nipis
lime juice


Cara memasak / preparation methode

Campur semua bahan sambil dirasakan
Mix all the ingredients and have a taste


Bahan Bubur Melayu


Bahan A / Ingredients A


Ubi kayu
Cassava, maniok

Ubi rambat
Sweet potato

Wortel
Carrots

Keladi
Yam

Pisang kepok muda
Young banana

Kentang
Potatoes

(Potong dadu semua bahan di atas)
(Dice all the above ingredients)

Kacang tanah
Peanuts

Udang manis (ebi)
Dried shrimps

Awas (canpuran beras, jagung, kacang hijau dan rempah)
Awas (mixture of rice, maize, mung beans and spices)

Santan
Coconut milk

Garam
Salt


Bahan B / Ingredients B

Daun jeruk purut
Kaffir lime leaves

Daun kunyit
Turmeric leaves

Daun simbukan
Not known in English, but this is the latin name Paederia tomentosa

Rajang halus semua daun-daunan
Finely sliced all the above ingredients

Bawang goreng
Shallots flakes (fried shallots)


Cara memasak Bubur Melayu / Preparation methode


Campur semua bahan A, masak dengan api sedang sambil diaduk terus (terutama bagian dasar panci, agar tidak gosong) sampai mengental dan semua bahan sudah masak dan lunak. Cicipi garam.
Mix all ingredients A, cook over low - medium heat and stir constantly (use a long wooden spoon to rich the bottom of the pot to avoid sticking and burning) until thickened and all ingredients are soft and ready. Taste the salt.


Masukkan semua daun rajang, aduk rata kemudian tambahkan bawang goreng.
Add in the sliced leaves, mix well than put in the shallots  flakes.

Dapat segera dihidangkan dengan anyang di atasnya
Serve immediately with anyang on top


Ibu-ibu yang mempersiapkan bubur pedas dan ibu-ibu yang menikmati hidangan ini.... yum yum...
These are the ladies who prepare the bubur Melayu.

Selasa, 11 Maret 2014

Paket Wisata dan General Trip

General Trip, adalah salah satu program dari Traveling Medan Comm dimana trip dibuka secara umum alias tidak terbatas hanya untuk anggota. Bila anda tertarik, kami akan melaksanakan beberapa kunjungan wisata ke beberapa daerah di Sumatera Utara. Alangkah lebih baik bila anda memfollow akun twitter @pariwisataSUMUT atau @travelingMEDAN agar mendapat info update trip general kami.

Berikut general trip untuk bulan Maret 2014.
1. Wisata Pendidikan Dan Mangrove Serdang Bedagai
     16 Maret 2014
     23 Maret 2014
1. Fun Trip Pulau Pandang
    30 - 31 Maret 2014

Berikut general trip untuk bulan April 2014

1. Trip Pelaruga - Kab Langkat
     5 April 2014
2. Wisata Budaya Pegajahan
     9 April 2014
3. Trip Pulau Berhala
    26 - 27 April 2014

Berikut general trip untuk bulan Mei 2014

1. Trip Danau Linting - Kab Deli Serdang
    1 Mei 2014
2. Trip Lau Mentar Canyon - Kab Deli Serdang
    2 Mei 2014
3. Trip Berhala Island - Kab Serdang Bedagai bersama SMA N 7 Medan
    3 - 5 Mei 2014
4. Wisata Mangrove Ecotour - Kab Serdang Bedagai bersama Sirindhon College Thailand
    7 Mei 2014
5. Fun Barbeque with Traveling Medan Comm
   15 Mei 2014

Berikut general trip untuk bulan Juni 2014

1. Open Trip Mangrove Tour 7 - 8 Juni 2014 - IDR 180 (Full Facilities) - Hanya Untuk 16 Orang - Cp: 085658080343
2. Open Trip - Danau Sicike Cike Dairi - 14 sd 15 Juni 2014 - Biaya Sendiri (Adventure Style) - Cp 085658080343
3. Open Trip Berhala 21 - 22 Juni 2014. IDR 420 (Full Facilities) - Hanya Untuk 30 Orang - Cp: 085658080343
4. Open Trip Pulau Pandang 28 - 29 Juni 2014 - IDR 400 - Full Faciliites - Hanya Untuk 30 Orang - Cp: 085658080343

Air Terjun Tarak Ni Onggang - Simalungun

Sumatera Utara memiliki keindahan alam yang sangat memukau, salah satunya adalah air terjun Tarak Ni Onggang yang berlokasi di desa Bongguron kecamatan Raya yang termasuk kedalam wilayah administratif kabupaten Simalungun.

Selain destinasi wisata Danau Toba, Kawah Putih Tinggi Raja, Rumah Pengasingan Bung Karno, Air Terjun Tarak Ni Onggang menjadi salah satu destinasi wisata wajib dikunjungi terlebih bagi anda yang hobby berpetualang.

Air Terjun ini menyuguhkan pesona hijaunya alam yang semakin semarak dengan keberadaan air terjun dengan debit air lancar, ketinggiannya mencapai kurang lebih 50 meter. Keberadaanya diantara hutan hijau menjadikan air terjun ini cocok dijadikan sebagai lokasi camping, tracking forest, dan juga pelatihan alam bebas. Kabupaten Simalungun memang dianugerahi akan keberadaan tanaman langkan yang masih dapat anda temukan selain di kawasan konservasi hutan Kawah Putih Tinggi Raja, di lokasi berbeda tepatnya di sekitar Air Terjun Tarak Ni Onggang anda juga dapat menyaksikan berbagai tumbuhan langka yang pastinya harus kita jaga.


Air terjun ini baru saja ditemukan sekitar pada tahun 2000 silam. Namun keindahannya lekas populer sehingga banyak dikunjungi oleh wisatawan. Promosi mouth to mouth terbukti mampu mendongkrak persentase kenaikan jumlah pengunjungnya terutama di akhir pekan. Umumnya pengunjung air terjun Tarak Ni Onggang adalah para kawula muda hal ini sehubungan dengan akses menuju lokasi yang masih belum relatif memadai.

Sagon Bakar ( Coconut and Tapioca Biscuit)



Last Chinese New Year, my friend serve this biscuits amongst other things, even though this is a traditional recipe it is very hard to find now. The biscuit was very good, crispy , crumbly and tasty. Never had that texture before. Since than I�ve looking and asking for the recipe, eventually I got it from a friend. This recipe doesn�t make exactly like I wanted �crispy� but the taste is just perfect. Some friends have tried my biscuits and they all love it. So here is the recipe


Bahan - Bahan / Ingredients

200 ml pati santan 
200 ml thick coconut milk

500 gr Kanji / Sagu Tani
500 gr tapioca flour

50 gr mentega atau margarin 25
50 gr butter or margarine

200 gr gula halus 100
200 gr icing sugar

2 butir kuning telur 
2 egg yolk

1/4 sdt baking powder 
1/4 tsp baking powder

1 sdt garam
1 tsp salt

1 sdt vanili
1 tsp vanilla essense

60 gr kelapa gongseng
60 gr desicated coconut

50 gr keju (optional)
50 gr parmesan cheese (optional)


Cara membuat / Preparation method


Campur tepung kanji, gula halus dan baking powder, kemudian saring
Mix the tapioca flour, icing sugar and baking powder, then sieve to avoid lumps

Larutkan garam dalam santan
Dissolve the salt in coconut milk

Campur vanili, mentega, kelapa gongseng, kuning telur dan tepung, tambahkan santan sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai kalis
Mix the vanilla, egg yolks, desiccated coconut and the flour, add in the coconut milk gradually while kneading until you get a smooth dough.


Istirahatkan selama 30 menit
Leave the dough to rest for 30 minutes

Panaskan oven 140 C
Meanwhile preheat the oven 140 C

Ambil sedikit adonan dan tekan dalam cetakan sagon (tipis saja), susun dalam loyang dan panggang 25 - 30 menit tergantung dari oven
Take a small amount of the dough and place it in the mould, press thinly with your thumb. Bake for 25 - 30 minutes depend on your oven.


Biarkan 1 - 2 menit sebelum mengeluarkan dari cetakan
Leave 1 - 2 minutes before removing off the mould.


Senin, 03 Maret 2014

Selat Popiah / Pai Tie / Top Hat



I found this recipe from my fovourite cook book PENANG HERITAGE FOOD by Dr. Ong Jin Teong. This book is so descriptive and detail. Reading this book is like reading a history book of Penang with extremely good recipe. It inspired me to write this blog in the first place. 

Since geographicly Medan is very close to Penang, most food there we can find in Medan. The lack of recipe book of Medan food which almost have the same history like Penang, makes this book very appeal to read. 

This Pai Tie or in Medan we call Selat popiah, is common for Chinese ethnic in Medan, you can easyly find or buy the shell (case) in Pajak Beruang (Market in Jalan Beruang) and if you fancy to have a ready made ones you can enjoy them in Coffee Box in Sun Plaza. 

Selat popiah is very good finger food to serve in any party, though it isn't easy to bite without making a mess......, but they are so pretty and tasty. Just make sure you put the filling just before you serve, or else the shell will go soft. 

I have tried several popiah shell recipe and this is the best, the shell is firm yet crunchy and stay fresh longer.

Saya mendapat resep Selat popiah dari buku masakan PENANG HERITAGE FOOD, By Dr. Ong Jin Teong. Entah sudah berapa kali saya baca buku resep ini karena seperti membaca cerita atau sejarah mengenai Penang dan yang penting sekali resep-resep makanan didalamnya sangat mirip dengan makanan yang umumnya kita jumpai di Medan.

Resep-resepnya sangat detail dan akurat, saya sudah mencoba beberapa resepnya. Resep kulit popiah ini adalah yang terbaik dari beberapa resep yang pernah saya coba. Hasilnya kulit keras tapi renyah dan tidak mudah melempem setelah diberi isi.

Untuk resep isinya, saya modifikasi dan silahkan bereksperimen membuat isi lain bahkan kemarin teman saya membuat isi vegetarian, ternyata enak sekali juga.

Di Medan kulit selat popiah ini banyak dijual sudah jadi di Pajak Beruang (Pasar Beruang), anda tinggal membuat isinya di rumah. Jika ingin langsung menikmati makanan ini bisa di beli di. COFFEE BOX di Sun Plaza.



Bahan Kulit / The shell ingredients

70 gr all purpose flour
70 gr tepung terigu (segitiga biru)

100 gr rice flour
100 gr tepung beras

1 1/2 tbsp corn flour
1 1/2 sdm maizena

1 egg
1 telur

2 tsp oil
2 sdt minyak

280 ml water
280 ml air

salt and pepper to taste
garam dan merica secukupnya

1/4 tsp of slaked lime
1/4 sdt kapur

Oil for deep frying
Minyak untuk menggoreng


Preparation Method / Cara membuat

Untuk kulit / for the shell

Put all ingredient in a blender and whisk it for 1 minute or until well mixed
Masukkan semua bahan ke dalam blender dan hidupkan selama 1 minute atau sampai tercampur rata

Sieve the mixture and set aside for 30 minutes
Saring adonan dan istirahatkan selama 30 menit

Preheat the oil and leave the mould in the fryer ( this is to avoid the batter stick on the mould) until the mould is hot (not too hot, you need to do try and error in the beginning to get the right temperature)
Panaskan minyak dan rendam cetakan dalam wajan ( agar adonan tidak melekat pada cetakan) sampai minyak dan cetakan panas ( jangan terlalu panas, coba dulu sampai mendapat panas yang diinginkan)

Dip the hot mould in the batter, do not immerse totally leave 1 - 2 mm from the top mould
Masukkan cetakan ke dalam adonan, jangan celup keseluruhannya sisakan 1 - 2 mm dari ujung cetakan


Immerse the batter-coated mould in the hot oil and hold for a few moments until the shell looked hardened then move the mould up and down, it will detach from the mould ( if you pull the mould  too early the shell will be distorted)
Celup cetakan yang sudah dilapisi adonan ke dalam minyak panas, diamkan dan pegang untuk beberapa saat sampai kulit kelihatan mengeras, kemudian gerakkan naik turuh, kulit akan terlepas dari cetakan (jika cetakan dilepas terlalu cepat dan kulit belum mengeras, bentuknya akan rusak)

If it does not detach itself (stick to the mould) use a skewer to ease the shell from the mould
Jika tidak lepas dari cetakan (melekat pada cetakan) gunakan tusuk sate untuk membantu melepaskan.


Fry until golden or light brown, drain the excess oil by turning upside down on  kitchen paper
Goreng sampai kecoklatan, angkat dan balikkan diatas kertas atau saringan agar sisa minyak turun

This will make approsimately 60 shells
Resep ini akan menghasilkan kurang lebih 60 kulit.

Keep in air tight container
Simpan dalam kotak kedap udara atau plastik dan tutup rapat.



Bahan isi / filling ingredients

500 gr yambean, grated or julienne
500 gr bengkuang parut (seperti sawut)

100 gr green beans, sliced
100 gr buncis, potong kasar

250 gr chicken breast, minced
250 gr dada ayam, cincang halus

200 gr prawns, shelled and chopped
200 gr udang, kupas dan cincang

400 gr carrot, grated or julienne
400 gr wortel, parut (seperti sawut)

75 gr shallots, finely sliced
75 gr bawang merah, rajang halus

6 cloves garlic, finely sliced
6 siung bawang putih, rajang halus

2 baby leeks, finely sliced
2 bawang prei, rajang halus

salt and pepper to taste
garam dan merica secukupnya

Oil for saut�ing
Minyak untuk menumis


Preparation / cara memasak

Saute shallots and garlic till fragrant then add all ingredient and stir until all done. Set aside
Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum, tambahkan semua bahan dan aduk sampai semuanya masak. Sisihkan


Bahan sambal / Sauce ingredients

50 gr red chilli, finely ground
50 gr cabe merah, giling halus

60 gr peanut, toasted and ground
60 gr kacang tanah, disangrai atau goreng, tumbuk kasar

2 tsp sugar
2 sdt gula

1 tsp vinegar
1 sdt cuka

salt to taste
garam secukupnya

1 tbsp sesame seeds, toasted
2 sdm wijen, sangrai


Preparation Method / Cara membuat

Mix the ground chilli, peanut, salt and sugar with the water then add the vinegar to taste. Springkle on the toasted sesame before serving.
Campur cabe giling, kacang tanah, garam dan gula dengan air kemudian tambahkan cuka secukupnya. Taburkan biji wijen sebelum di sajikan




Minggu, 02 Maret 2014

Murukku



Murukku adalah salah satu snack yang biasanya disajikan  di hari raya Deevali. Jumlah Etnis India cukup banyak di Medan, jadi makanan yang satu ini cukup populer dan mudah didapatkan bukan saja di hari Deevali (Dipawali) tetapi juga hari bisasa terutama di daerah Kampung Keling (Kampung Madras).

Banyak jenis bentuk maupun resep murukku, bahan utama umumnya menggunakana tepung beras, tepung kacang hijau (kacang hitam/ urad dhall, black gram) dan kacang kuda (chick pea flour / garbanzo beans flour / dhall gram), diantara tepung ini hanya tepung beras yang mudah didapatkan di pasaran. Di Medan tepung-tepung ini dapat dibeli di Toko KESTURI, Jl. Cik Ditiro di depan SMA 1 (hampir semua kebutuhan makanan India tersedia di toko ini).  

Untuk permulaan ini saya mencoba membuat dengan tepung ready mix merek Baba�s (seperti yang diajarkan Nancy). Hasilnya sangat bagus. Untuk cetakannya dapat dibeli juga di toko Kasturi tapi juga dapat digunakan cetakan kue semprit, gunakan yang cetakan lubang satu bentuk bintang. 

Saya sendiri meminjam cetakan dari teman (Nancy) dari kuningan, saya mencoba dengan cetakan 1 dan 3 lubang. 

Jika tidak menyukai rasa khas jintan dan jemuju, tidak usah digunakan coba ganti dengan cabe bubuk, silahkan mencoba.


Ingredients / Bahan-bahan

500 gr ready mix murukku flour (Baba�s)
500 gr tepung murukku  (saya pakai merek Baba�s)

400 ml coconut milk medium thickness (or water)
400 ml santan sedang

20 gr butter / margarine
20 gr butter / mentega

4 tbsp sesame seeds
4 sdm wijen

2 tsp ajwain  (or to taste ) or omit if not available
2 sdt jemuju / lemuju ( atau secukupnya), tidak pakai jika tidak ada

1 tsp cumin seeds or to taste
1 sdt jintan atau secukupnya

1 tsp salt or to taste
1 sdt garam atau secukupnya

Oil to fry
Minyak untuk menggoreng


Preparation Method / Cara membuat

Rub the butter with flour evenly
Campur butter dengan tepung sampai rata

Add in sesame seeds, jeera ( jemuju, ajwain) and cumin, mix well
Masukkan wijen, jemuju dan jintan, campur rata

Dissolve the salt in coconut milk
Larutkan garam dalam santan

Pour the coconut milk into flour mix gradually and knead gently until forming the right consistency ( soft enough but not sticky)
Tuang santan ke dalam tepung sedikit demi sedikit sambil diuleni sampai didapat konsistensi yang diinginkan (lembut tapi tidak lengket)


Take a portion of the dough and put through the mould on the kitchen paper
Ambil sedikit adonan, masukkan ke cetakan dan tekan diatas kertas dapur


Mean while preheat the oil 
Sementara itu panaskan minyak


cetakan murukku dari kuningan dan dari cetakan kue semprit, hasilnya mirip sekali
Murukku press, from brass or use spritz press

Fry the murukku on medium heat until golden and crispy
Goreng murrukku dengan minyak sedang sampai kekuningan dan renyah.



cetakan 1 lubang
Press with single hole

cetakan 3 lubang
Press with 3 holes